<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643</id><updated>2011-04-21T13:08:17.171-07:00</updated><category term='kolom puisi'/><category term='Profil Organisasi'/><category term='lembar akhwat'/><category term='kata mutiara'/><category term='foto gallery'/><category term='Oase'/><title type='text'>Forum Studi Dan Kreatifitas Islam</title><subtitle type='html'>sebuah organisasi yang berjalan di jalan Alloh demi terwujutnya jiwa-jiwa muslim sejati untuk berjihad melawan kemungkaran-kemungkaran yang Alloh benci.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>34</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-8710000216809042237</id><published>2009-01-23T01:20:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T01:24:11.632-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oase'/><title type='text'>Aku Ingin Hidayah Itu,...</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: 10pt; font-style: normal; font-family: Verdana;"&gt;Fulanah  terlihat kalut ketika melangkah pulang.Dengan langkah gontai disusurinya  kelas-kelas yang sudah mulai sepi, beberapa temannya nampak masih asyik  berbincang-bincang. Biasanya ia tidak akan melewatkan kesempatan ini. Mereka  adalah teman karib Fulanah akan tetapi kali ini ia lebih memilih pulang daripada  'nimbrung' dengan mereka. Beberapa buku islam memenuhi tasnya, ia pinjam dari  teman sekelasnya yang berjilbab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatinya merasa sejuk bila bersama teman  barunya itu, yang menurut Fulanah ''baru'' karena walaupun sudah setahun sekelas  ia tidak pernah dekat seperti waktu ini. Cukup lama ia berdiskusi seputar  masalah agama dengannya. Ia sadar ia harus berubah, tapi ia bimbang. Bila ia  dekat dengan ''ganknya'' maka keinginan untuk berjilbab hilang lagi. Namun bila  ia dekat dengan teman barunya itu hatinya kembali menggebu untuk segera merubah  penampilannya. Ia ingin meraih hidayah itu,... Sungguh ia ingin berubah tapi ia  juga tidak ingin kehilangan kawan karibnya (ganknya) karena ia tahu bila ia  berjilbab mereka akan menjauhinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus Fulanah diatas sering terjadi  dikalangan muslimah baik di sekolah maupun perguruan tinggi. Berat meninggalkan  kawan karib dan merasa takut kehilangan mereka bila terjadi perubahan total yang  terjadi pada setiap muslimah yang ingin taat pada-Nya, Ingin menggapai  hidayah-Nya. Di satu sisi setiap muslimah yang mempunyai kawan karib jauh dari  bimbingan agama akan menerima konsekuensi dikucilkan atau dijauhkan, di sisi  lain ia akan mendapatkan kawan-kawan baru dalam majelis ilmu atau akhwat  berjilbab yang sudah senior yang masih asing baginya. Sehingga posisinya  benar-benar sulit dan dalam keadaan yang kritis. Apabila hal ini tidak  ditanggapi dengan baik oleh muslimah yang telah lama istiqamah menuntut ilmu  syar'i maka kemungkinan besar kasus Fulanah kembali kepada ganknya akan terjadi.  Dan, itu tidak hanya satu dua akan tetapi cukup banyak terjadi dan sangat  memprihatinkan.Pendekatan yang hikmah dan arif perlu dilakukan agar para  muslimah yang ''baru belajar'' tetap istiqamah mempertahankan hidayah yang telah  diraihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai renungan,... hidayah sangat sulit dipertahankan  apabila kita bergaul dengan kawan yang buruk, hati dan jiwa ini sangat lemah dan  cenderung untuk menuruti hawa nafsu. Karena itu untuk mempertahankannya haruslah  ada usaha dari setiap insan untuk melazimi majelis ilmu syar'i dan hanya bergaul  dengan kawan-kawan yang shaleh dan baik akhlaknya.Berapa banyak nanti manusia  akan menyesal di hari akhir akibat memiliki teman akrab yang menjauhkan mereka  dari agama ini sebagaimana firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Teman-teman akrab pada hari itu  sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang  bertakwa'' (Az-Zukhruf:67). Wallahu'alam bish-shawwab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-8710000216809042237?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/8710000216809042237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/8710000216809042237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2009/01/aku-ingin-hidayah-itu.html' title='Aku Ingin Hidayah Itu,...'/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-2624739218008508152</id><published>2008-12-19T07:29:00.001-08:00</published><updated>2008-12-19T07:34:30.585-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oase'/><title type='text'>Khalifah Umar dan Sungai Nil</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;Kisah ini terjadi tatkala Mesir di taklukkan oleh kaum muslimin. Penduduk Mesir mendatangi Amr bin Ash pada saat masuk salah satu bulan yang dianggap sakral oleh penduduk setempat.&lt;br /&gt;Kemudian orang-orang mesir itu berkata, “wahai gubernur, sesungguhnya Nil ini memiliki kebiasaan dimana dia tiak akan mengalir kecuali dengan tradisi tersebut?” Lantas, Amr bin Ash bertanya, “tradisi apakah itu?”&lt;br /&gt;“jika masuk tanggal sebelas bulan ini, kami akan mencari seorang perawan yang cantik nan elok ke rumah orang tuanya. Lalu kami meminta orangtuanya untuk memberikan perawan itu kepada kami dengan suka rela. Kemudian kami hiasi perawan itu dengan baju  dan hiasan yang sangat indah. Kemudian, kami mengaraknya menuju sungai nil dan setelah itu kami lemparkan dia”, jawab penduduk.&lt;br /&gt;Amr bin Ash kemudian berkata lagi,”ini tidak mungkin dilakukan di Islam. Karena sesungguhnya Islam menghapus tradisi Jahiliyah.”&lt;br /&gt;Lalu mereka melakukan perintah Amr bin Ash. Ternyata Nil itu kering dan tidak mengalirkan air setetes pun. Hingga banyak penduduk yang ingin melakukan hijrah.&lt;br /&gt;Melihat kondisi tersebut, Amr bin Ash menulis surat kepada Umar bin Khattab, khalifah kaum Muslimin waktu itu. Dalam surat itu, dia menerangkan bahwa penduduk di timpa musibah akibat yang ia katakana. Dia juga menuliskan dalam surat itu bahwa Islam telah menghapus semua tradisi masa lalu.&lt;br /&gt;Kemuian Khalifah Umar membalas surat kepada Amr bin Ash yang di dalamnya ada nota kecil. Dalam surat itu Umar menuliskan: “sesungguhnya saya telah mengirim kepadamu dalam suratku sebuah nota kecil, maka lemparlah nota kecil itu kedalam sungai Nil.”&lt;br /&gt;Tatkala surat Umar sampai ditangan Amr bin Ash, dia mengambil nota kecil dan membukanya. Ternyata di dalamnya berisi tulisan sebagai berikut: “dari hamba Allah, Amirul Mu’minin, Umar bin Al-Khattab amma ba’du. Jika kau mengalir karena dirimu sendiri maka janganlah engkau mengalir. Namun jika yang mengalirkan airmu adalah Allah, maka mintalah kepada Allah Yang Maha Kuasa untuk menglirkanmu kembali.”&lt;br /&gt;Amr bin Ash kemudian menuju sungai Nil dan melemparkan nota kecil dari Umar ke sungai Nil. Tak lama kemudian, Allah mengalirkan air sungai Nil dengan kadar enam dziro’  dalam satu malam. Dengan terjadinya peristiwa itu, Allah telah menghancurkan tradisi jahiliyah dari penduduk Mesir hingga sekarang.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-2624739218008508152?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/2624739218008508152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/2624739218008508152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/12/khalifah-umar-dan-sungai-nil_3794.html' title='Khalifah Umar dan Sungai Nil'/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-3336142428795769002</id><published>2008-12-19T07:29:00.000-08:00</published><updated>2008-12-19T07:34:04.971-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oase'/><title type='text'>Khalifah Umar dan Sungai Nil</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;Kisah ini terjadi tatkala Mesir di taklukkan oleh kaum muslimin. Penduduk Mesir mendatangi Amr bin Ash pada saat masuk salah satu bulan yang dianggap sakral oleh penduduk setempat.&lt;br /&gt;Kemudian orang-orang mesir itu berkata, “wahai gubernur, sesungguhnya Nil ini memiliki kebiasaan dimana dia tiak akan mengalir kecuali dengan tradisi tersebut?” Lantas, Amr bin Ash bertanya, “tradisi apakah itu?”&lt;br /&gt;“jika masuk tanggal sebelas bulan ini, kami akan mencari seorang perawan yang cantik nan elok ke rumah orang tuanya. Lalu kami meminta orangtuanya untuk memberikan perawan itu kepada kami dengan suka rela. Kemudian kami hiasi perawan itu dengan baju  dan hiasan yang sangat indah. Kemudian, kami mengaraknya menuju sungai nil dan setelah itu kami lemparkan dia”, jawab penduduk.&lt;br /&gt;Amr bin Ash kemudian berkata lagi,”ini tidak mungkin dilakukan di Islam. Karena sesungguhnya Islam menghapus tradisi Jahiliyah.”&lt;br /&gt;Lalu mereka melakukan perintah Amr bin Ash. Ternyata Nil itu kering dan tidak mengalirkan air setetes pun. Hingga banyak penduduk yang ingin melakukan hijrah.&lt;br /&gt;Melihat kondisi tersebut, Amr bin Ash menulis surat kepada Umar bin Khattab, khalifah kaum Muslimin waktu itu. Dalam surat itu, dia menerangkan bahwa penduduk di timpa musibah akibat yang ia katakana. Dia juga menuliskan dalam surat itu bahwa Islam telah menghapus semua tradisi masa lalu.&lt;br /&gt;Kemuian Khalifah Umar membalas surat kepada Amr bin Ash yang di dalamnya ada nota kecil. Dalam surat itu Umar menuliskan: “sesungguhnya saya telah mengirim kepadamu dalam suratku sebuah nota kecil, maka lemparlah nota kecil itu kedalam sungai Nil.”&lt;br /&gt;Tatkala surat Umar sampai ditangan Amr bin Ash, dia mengambil nota kecil dan membukanya. Ternyata di dalamnya berisi tulisan sebagai berikut: “dari hamba Allah, Amirul Mu’minin, Umar bin Al-Khattab amma ba’du. Jika kau mengalir karena dirimu sendiri maka janganlah engkau mengalir. Namun jika yang mengalirkan airmu adalah Allah, maka mintalah kepada Allah Yang Maha Kuasa untuk menglirkanmu kembali.”&lt;br /&gt;Amr bin Ash kemudian menuju sungai Nil dan melemparkan nota kecil dari Umar ke sungai Nil. Tak lama kemudian, Allah mengalirkan air sungai Nil dengan kadar enam dziro’  dalam satu malam. Dengan terjadinya peristiwa itu, Allah telah menghancurkan tradisi jahiliyah dari penduduk Mesir hingga sekarang.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-3336142428795769002?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/3336142428795769002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/3336142428795769002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/12/khalifah-umar-dan-sungai-nil_19.html' title='Khalifah Umar dan Sungai Nil'/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-8994809254001095551</id><published>2008-12-12T18:08:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T18:10:41.854-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oase'/><title type='text'>Khalifah Umar dan Sungai Nil</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0in"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="JUSTIFY" style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%"&gt; &lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;"&gt;Kisah ini terjadi tatkala Mesir di taklukkan oleh kaum muslimin. Penduduk Mesir mendatangi Amr bin Ash pada saat masuk salah satu bulan yang dianggap sakral oleh penduduk setempat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="JUSTIFY" style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%"&gt; &lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;"&gt;Kemudian orang-orang mesir itu berkata, “wahai gubernur, sesungguhnya Nil ini memiliki kebiasaan dimana dia tiak akan mengalir kecuali dengan tradisi tersebut?” Lantas, Amr bin Ash bertanya, “tradisi apakah itu?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="JUSTIFY" style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%"&gt; “&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;"&gt;jika masuk tanggal sebelas bulan ini, kami akan mencari seorang perawan yang cantik nan elok ke rumah orang tuanya. Lalu kami meminta orangtuanya untuk memberikan perawan itu kepada kami dengan suka rela. Kemudian kami hiasi perawan itu dengan baju  dan hiasan yang sangat indah. Kemudian, kami mengaraknya menuju sungai nil dan setelah itu kami lemparkan dia”, jawab penduduk.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="JUSTIFY" style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%"&gt; &lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;"&gt;Amr bin Ash kemudian berkata lagi,”ini tidak mungkin dilakukan di Islam. Karena sesungguhnya Islam menghapus tradisi Jahiliyah.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="JUSTIFY" style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%"&gt; &lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;"&gt;Lalu mereka melakukan perintah Amr bin Ash. Ternyata Nil itu kering dan tidak mengalirkan air setetes pun. Hingga banyak penduduk yang ingin melakukan hijrah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="JUSTIFY" style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%"&gt; &lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;"&gt;Melihat kondisi tersebut, Amr bin Ash menulis surat kepada Umar bin Khattab, khalifah kaum Muslimin waktu itu. Dalam surat itu, dia menerangkan bahwa penduduk di timpa musibah akibat yang ia katakana. Dia juga menuliskan dalam surat itu bahwa Islam telah menghapus semua tradisi masa lalu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="JUSTIFY" style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%"&gt; &lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;"&gt;Kemuian Khalifah Umar membalas surat kepada Amr bin Ash yang di dalamnya ada nota kecil. Dalam surat itu Umar menuliskan: “sesungguhnya saya telah mengirim kepadamu dalam suratku sebuah nota kecil, maka lemparlah nota kecil itu kedalam sungai Nil.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="JUSTIFY" style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%"&gt; &lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;"&gt;Tatkala surat Umar sampai ditangan Amr bin Ash, dia mengambil nota kecil dan membukanya. Ternyata di dalamnya berisi tulisan sebagai berikut: “dari hamba Allah, Amirul Mu’minin, Umar bin Al-Khattab &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;amma ba’du. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;"&gt;Jika kau mengalir karena dirimu sendiri maka janganlah engkau mengalir. Namun jika yang mengalirkan airmu adalah Allah, maka mintalah kepada Allah Yang Maha Kuasa untuk menglirkanmu kembali.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="JUSTIFY" style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%"&gt; &lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;"&gt;Amr bin Ash kemudian menuju sungai Nil dan melemparkan nota kecil dari Umar ke sungai Nil. Tak lama kemudian, Allah mengalirkan air sungai Nil dengan kadar enam &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;dziro’ &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;"&gt; dalam satu malam. Dengan terjadinya peristiwa itu, Allah telah menghancurkan tradisi jahiliyah dari penduduk Mesir hingga sekarang.  &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-8994809254001095551?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/8994809254001095551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/8994809254001095551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/12/khalifah-umar-dan-sungai-nil.html' title='Khalifah Umar dan Sungai Nil'/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-8449908696399049442</id><published>2008-08-07T07:45:00.000-07:00</published><updated>2008-08-07T07:47:48.825-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oase'/><title type='text'>Rumah Masa Depan</title><content type='html'>Siang itu matahari bersinar cukup garang menyirami pekuburan Pondok Kelapa  mengiringi jenazah almarhumah ibunda dari pimpinan perusahaan tempat saya  bekerja. Tanah merah yang kering menjadi berdebu diterpa angin yang bertiup  kencang. Perlahan-lahan tubuh almarhumah mulai dimasukkan ke dalam liang lahat.  Sanak famili yang datang tertunduk haru bahkan ada yang tak tertahankan  tangisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah jenazah diletakkan di dalam lubang dan tali pengikat  kafan dilepaskan para penggali kubur menutupinya dengan tanah dan di atasnya  ditanamkan batu nisan. Itulah akhir episode kehidupan seorang anak manusia yang  telah habis masa hidupnya di dunia dan mulai memasuki kehidupannya yang baru di  alam kubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbayang olehku gelapnya alam kubur, Ya Allah sanggupkah  tubuh yang penuh dengan debu dosa dan maksiat ini menghadapi kepengapan,  kesempitan dan kesunyiannya? Belum lagi mahluk-mahluk kecil yang siap  menjelajahi tubuh ini hingga perlahan-lahan menghancurkannya dan menyisakan  tulang belulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada lagi gemerlap kehidupan dunia, mobil mewah yang  kita miliki tidak ikut masuk ke dalam lubang ukuran 2 x 1 m di kedalaman 2 m,  deposito dollar, saham perusahaan, tanah 1000 hektar, istri yang cantik, jabatan  semuanya kita tinggalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah jadikanlah kubur sebagai pengingat  diri dari berbuat zhalim dan melanggar perintah-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubur adalah rumah  masa depan kita, rumah yang seharusnya kita persiapkan jauh-jauh hari. Kalau  untuk rumah di dunia saja kita sibuk ambil kredit, mati-matian menabung bahkan  tidak jarang ada yang bela-belain korupsi hanya untuk mendapatkan rumah. Lantas  kenapa untuk peristirahatan yang abadi kita malah lalai bahkan lupa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya  Allah, jadikanlah sisa umur ini menjadi usia yang penuh manfaat dan keberkahan  sehingga menjadi penolongku nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatkah waktu hendak membangun rumah  kita sibuk merancang arsitektur, pondasi, bangunan fisik dan interiornya? Begitu  cermatnya kita hingga tidak segan mengeluarkan biaya besar untuk mewujudkannya.  Lalu bagaimana dengan rumah masa depan kita? Sudahkah kita merancang arsitektur  ibadah kepada Allah, lalu kita gali diri ini dengan ilmu untuk memperkokoh  pondasi keimanan dan ketakwaan, kemudian kita bangun tiang-tiangnya dengan  shalat khusyu' nan ikhlas disertai dinding amal sholeh serta kebaikan, dan tak  lupa menutup atap rumah kita dengan infak di jalan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah,  seandainya kau cabut nyawaku saat ini juga jadikanlah sebagai akhir yang baik  dan mudahkanlah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-8449908696399049442?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/8449908696399049442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/8449908696399049442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/08/rumah-masa-depan.html' title='Rumah Masa Depan'/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-1448900247423035896</id><published>2008-06-10T06:49:00.000-07:00</published><updated>2008-06-10T06:53:51.899-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lembar akhwat'/><title type='text'>Menjadi Muslimah DIAM</title><content type='html'>Diam adalah emas...Sahabat, sering kita dengar ungkapan tersebut. Namun diam seperti apakah yang akan menjadi emas? Tentu bukan diam karena tidak tahu, diam karena lemah, diam karena pasrah, atau diam karena menyerah kalah. Menjadi muslimah diam? Diam apakah yang akan menjadikan seorang muslimah menjadi pribadi unggulan yang dijadikan sebagai figur dambaan umat?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;1. Dewasa&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Seorang muslimah dituntut untuk dewasa. Bukan hanya dewasa dari segi fisik atau usia, tetapi dituntut untuk bisa dewasa atau matang dalam sikap dan perbuatan. Seorang ibu dituntut untuk bersikap dewasa dihadapan anak-anak dan keluarganya. Jika seorang muslimah tidak bisa bersikap dewasa, maka ia akan tidak sabar dengan pertanyaan-pertanyaan anak-anaknya, juga dia tidak akan sabar dengan permasalahan-permasalahan yang dihadapinya.Memang, setiap individu memiliki sisi kekanakan dalam dirinya. Tak masalah, jika usia seseorang masih terbilang muda, atau remaja, tapi pikirannya dewasa, sebaliknya, tak lucu jika seseorang yang sudah dewasa dari segi umur, namun sifatnya masih sangat kekanak-kanakkan. Seorang muslimah pun dituntut selalu berpikiran jernih di setiap kondisi. Semua itu bisa diraih bila muslimah bersikap dewasa.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;2. Inovatif&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seorang muslimah dituntut untuk inovatif, selalu mempunyai gagasan dan ide-ide baru hingga segala sesuatu tidak terkesan monoton dan membosankan. Contoh, jika seorang ibu rumah tangga terus-terusan memasak masakan yang sama, tanpa ada inovasi-inovasi, tentu akan membuat anggota keluarganya bosan. Atau tatanan kamar yang sama selama bertahun-tahun, tentu akan membuat kita bosan.Coba, jika kepala kita sedang penuh masalah, lalu kita rubah interior kamar kita, buang atau simpan barang-barang yang sudah tidak kita perlukan. Insya Allah, suasana baru akan membantu menyegarkan pikiran kita. Atau juga, jika kita memiliki beberapa pakaian lama yang masih bagus, kita bisa memperbaharuinya dengan menambah atau mevariasikannya dengan baju-baju lain atau dengan beberapa aksesoris, sehingga terkesan baru. Akan banyak hal-hal baru yang terciptakan yang akan membuat perubahan dalam hidup kita jika selalu berfikiran inovatif.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;3. Alami&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bersikaplah wajar, alami, tidak dibuat buat. Berperilaku wajar dan alami tidak dibuat-buat. Berdandan wajar, alami tidak terlalu menor. Karena kadang segala sesuatu yang berlebihan malah membuat sesuatu jadi tidak enak dipandang. Segala sesuatu yang alami tak akan pernah lekang ditelan jaman. Biarkan segala sesuatu berjalan apa adanya, sesuai kehendak Allah.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;4. Menyejukkan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seorang muslimah haruslah jadi penyejuk bagi suami juga keluarganya. Seperti yang dilakukan Bunda Khadijah saat Rasulullah SAW ketika beliau mendapat wahyu pertama. Siti Khadijah menenangkan beliau. Siti Khadijah juga yang setia mendampingi Rasulullah SAW dalam setiap langkahnya. Seorang istri haruslah bisa jadi penyejuk dalam setiap langkah suaminya, penerang dalam gelapnya.Seorang muslimah harus bisa jadi penyejuk di tengah lingkungannya, jangan sampai jadi pemanas suasana. Banyak wanita yang menghabiskan waktunya untuk bergosip, membuat suasana menjadi panas. Seorang istri harus dengan sabar mendampingi suaminya, karena banyak rumah tangga yang suasananya menjadi panas, hanya karena si istri menuntut terlalu banyak dari suaminya. Sudah banyak diriwayatkan, bahwa sebagian besar pengisi neraka adalah wanita. Na'udzubillahi min dzalik.Seorang ibu juga harus selalu jadi penyejuk bagi anak-anaknya, menjadi pendengar yang setia dari setiap keluhan yang diceritakan anak-anaknya, dengan memberi thausiyah-thausiyah yang menyejukkan kalbu. Subhanallah, alangkah indahnya jika seorang muslimah bisa menjadi penyejuk pandangan setiap insan, terutama keluarganya. Dimana ia menjadi tempat yang dicari setiap orang untuk berteduh dari lelahnya, yang akan selalu siap menyambut mereka dengan senyuman yang tulus dan kata-katanya bagaikan embun di tengah gersang.Ukhti muslimah, Saat ini kita terlalu lelah dengan berbagai kondisi yang sering tidak menentu. Maka jadilah antunna sebagai figur dambaan umat, yang dengan DIAM, antunna menjadi muslimah yang selalu dirindukan setiap orang. Wallahu'alam bishshowab. (ayyesha_yahya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-1448900247423035896?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/1448900247423035896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/1448900247423035896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/06/menjadi-muslimah-diam.html' title='Menjadi Muslimah DIAM'/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-7991570132912095067</id><published>2008-05-27T07:28:00.000-07:00</published><updated>2008-05-27T07:35:20.913-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oase'/><title type='text'>Bukan Sangkar Emas</title><content type='html'>Sudah beberapa hari ini rumahku bak kapal pecah, berantakan! Biarin, aku lagi  nggak peduli. Eh, memang aku sengaja deh biar suamiku “ngeh” kalau aku lagi  melakukan aksi unjuk diam. Bukan diam mulut tapi diam nggak ngapa-ngapain. Tapi  yang bikin gemes, dia cuek aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi liburnya kapan, Yah?” Entah untuk  yang keberapa kali aku menanyakan hal ini pada suamiku. Bukan apa-apa, sudah  beberapa kali pula suamiku selalu mengumumkan penangguhan libur di tempat  kerjanya. Padahal anak-anak sudah bosan main di rumah, nggg...aku juga sih,  bosan di rumah terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masih belum tahu. Soalnya jadwal baru belum  disusun di kantor” suamiku menjawab ringan tanpa mengalihkan pandangannya dari  layar TV, serius mengikuti perkembangan Palestina di BBC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selalu nggak  jelas begitu. Nggak professional!” Aku beranjak ke meja komputer. Raihan dan  Rauda, kedua anakku sudah terlelap setelah aku tunaikan rutinitas mendongeng  untuk mereka. Mending internetan! Tapi...ah, baru saja kubuka situs langgananku,  tiba-tiba Rauda bangun lagi dan merengek minta aku kembali ke kamar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hhhhh…kenapa sih bangun lagi, batinku. “Yah, tolong tuh Rauda ditemani  bobo.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sini, Rauda...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rauda makin ribut. Ugh, bukannya  dijemput! Lha kalau lagi ngambek begitu Rauda mana bergeming?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tolong  dong dijemput, Yah. Bunda mau internetan” Aku mulai kesal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada  respon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setiap hari beginiiii terus... Kapan Bunda punya waktu untuk  diri sendiri, kapan punya waktu untuk memperluas wawasan…kalau dari pagi sampai  malam cuma capek dan sibuk ngurus anak-anak, ngurus ayah, ngurus rumah…” Dan  bla-bla-bla…rasanya puncak kekesalanku sudah mencapai ujung rambut. Rauda jadi  cemas, rengekkannya berubah menjadi tangis kencang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;***** &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya  tak pernah terbayang olehku, bahwa hidup bisa sedemikian cepat berubah. Terlalu  sangat tiba-tiba, malah. Dulu aku terbiasa sibuk dengan organisasi kampus,  kemudian kerja di kantor, juga organisasi sosial kemasyarakatan. Pergi pagi  pulang malam, hhmmm...sampai nggak sempat belajar bagaimana caranya mengurus  rumah. Ups! Aktivitas yang satu itu memang aku paling malas, apalagi memasak!  Dan disaat sibuk meneruskan kuliah Masterku, tiba-tiba seseorang datang  meminang, aku jadi kelabakan. Apalagi jeda waktu persiapannya begitu pendek,  sampai sulit rasanya untuk bernapas. Tapi pernikahan memang perlu disegerakan,  agar tidak timbul fitnah, apalagi untuk kami yang sedang merantau di negeri  orang. Alhamdulillah, pada akhirnya segala urusan lancar. Hanya saja, setelahnya  aku sempat terseok-seok menyelesaikan thesisku karena aku dan suamiku memutuskan  untuk tidak menolak amanah, memiliki anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntung profesorku orang  yang baik dan mau mengerti kondisiku. Aku banyak diberi kelonggaran-kelonggaran  termasuk waktu kuliahku yang diperpanjang. Aku berhasil menyelesaikan studiku,  saat Raihan berusia 6 bulan. Tak sampai setahun kemudian aku kembali dikaruniai  anak kedua. Maka sejak saat itulah aku mulai belajar mengubur angan-angan,  beraktifitas di luar rumah dan berkarir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kalau aku tega, bisa  saja anak-anak aku titip di tempat penitipan anak seperti saran profesorku dulu  saat aku kelimpungan membagi waktu antara menyelesaikan thesisku dan mengurus  keluarga. Tapi aku tidak rela dan tega. Anak-anakku butuh ASI bundanya setiap  saat mereka haus, butuh dekapan dan belaian sayang saat merasa cemas atau sakit,  dan yang pasti aku ingin mendidik anak-anakku aqidah Islam sejak usia dini.  Tentu ada konsekuensinya. Seluruh waktuku otomatis terpaku pada urusan suami,  anak dan rumah. 24 jam sehari! Layaknya para perantau, di negeri ini, semua  harus dikerjakan sendiri karena tenaga manusia teramat sangat mahal. Awalnya aku  begitu bahagia dan bangga, bisa mengurus segala sesuatu dengan tanganku sendiri.  Setiap bulan, saat menelpon mama di Jakarta ada saja laporan resep masakan yang  telah sukses aku praktekkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi lama kelamaan kerja rutin 24 jam itu  membuatku bosan dan aku merasa otakku makin tumpul. Aku jadi cepat lupa,  jangankan untuk mempertahankan jumlah vocab bahasa Inggrisku, bahkan untuk  mengingat hari dan tanggal saja aku sering kewalahan! Mau bergaul dengan  tetangga juga susah, selain mereka individual, bahasanyapun aku tak begitu  mengerti karena bahasa utama mereka bukan bahasa Inggris. Sementara suamiku...  ah, dia asyik sendiri dengan kuliah dan kerjanya. Kalau sudah begitu, ingin  rasanya segera pulang ke tanah air. Aku bisa lebih banyak beraktifitas disana,  tidak seperti disini. Semakin hari aku merasa semakin suntuk dan terpuruk,  seperti burung dalam sangkar emas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;***** &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa  hari belakangan suamiku tampak sibuk di depan komputer. Setelah makan malam dan  sholat, dia akan serius mengetik sampai larut malam. Hhhh... paling-paling  mengerjakan thesisnya, tulisan-tulisannya atau tugas-tugas kantor. Aku tidak  peduli. Setelah capek seharian aku lebih memilih langsung tidur bersama  anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Coba tolong dibaca, Nda. Barangkali ada yang kurang” Suamiku  menyodorkan beberapa lembar kertas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak kupandangi saja  kertas-kertas ditangannya. Tak berminat. Dulu, saat aku masih kuliah dia biasa  minta tanggapan dan masukan-masukan dariku untuk setiap tulisan-tulisan yang  dibuatnya, entah tugas kuliah atau tugas kantornya. Begitu juga sebaliknya dia  akan membantu dan memberi kritiknya untuk tugas-tugas kuliahku. Tapi belakangan  aku sudah malas, selain capek membaca dan mencerna tulisan berbahasa Inggris  itu, aku juga merasa patah arang. Untuk apa, toh aku hanya akan mengurusi rumah  saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baca dulu dong, say...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ugh, maksa lagi! Setengah hati  kuambil kertas-kertas itu. Lho ini kan draft proposal untuk kuliah S3... kulihat  juga lembar-lembar CVku dan beberapa tulisan yang dulu pernah dikerjakan  suamiku. Wah, nggak nyangka, ternyata dia pakai juga masukan-masukanku untuk  tulisan-tulisannya, dan mencantumkan namaku sebagai co-authornya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gimana, kalau masih ada yang kurang bisa cepat dilengkapi. Biar Ayah  bisa segera kirim ke Universitas”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku diam, masih takjub.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau  sudah nggak ada yang kurang, cepat Bunda tanda tangani surat permohonannya, ya” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Anak-anak...Biayanya...” Ya, saat itu yang terpikir olehku bagaimana  nasib anak-anak. Siapa yang akan mengurus mereka kalau Bundanya kuliah lagi, dan  dari mana kami bisa membayar biaya kuliah yang mahal sedangkan untuk mendapat  beasiswa susahnya bukan main.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bunda baca lagi deh pelan-pelan. Itu kan  proposal untuk kuliah jarak jauh, jadi bisa dari rumah. Ya, mungkin  sekali-sekali perlu juga ketemu sama dosen, tapi waktunya bisa diatur kok.  Mudah-mudahan, kalau profesornya punya proyek Bunda bisa dilibatkan disana, jadi  bisa gratis untuk biayanya. Tapi proposalnya juga harus yang menarik. Insya  Allah, kita kan sedang mencoba dan berusaha. Thesis Bunda kemarin bagus, ayah  yakin paling tidak akan sempatlah dilirik oleh profesornya. Maaf ya Nda, ayah  memang sengaja buat ini. Habis waktu luang Bunda setelah mengurus rumah hanya  habis buat internetan dan balas email-email aja sih...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tersenyum  malu, kucubit pinggangnya manja. Ah, ternyata dia masih memikirkanku dan tak  ingin segala potensi dalam diriku berkarat dan tumpul karena termakan waktu.  Hhmm, nanti malam aku akan mulai lagi membuka-buka materi-materi kuliahku dulu,  banyak baca literatur Inggris lagi, dan...ah, aku merasa api semangatku mulai  menghangat dan berkobar. Tidak apa-apa tidak kuliah di ruang kelas, tidak  bertemu teman-teman atau dosen di kampus.... Tentu, aku akan lebih bahagia  membayangkan belajar ditemani anak-anakku dalam ruang-ruang rumah kami yang  nantinya tidak lagi seperti sangkar emas.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-7991570132912095067?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/7991570132912095067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/7991570132912095067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/05/bukan-sangkar-emas.html' title='Bukan Sangkar Emas'/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-2233075843880658731</id><published>2008-05-27T07:16:00.000-07:00</published><updated>2008-05-27T07:27:35.942-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oase'/><title type='text'>Energi Cinta</title><content type='html'>“Orang yang tidak memiliki apa-apa, tidak akan dapat memberi  apa-apa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali mendengar ungkapan di atas, yang terlintas di otak  saya adalah bahwa ungkapan ini mencerminkan satu kesombongan seorang kaya.  Mencoba merenung lebih jauh, ternyata saya telah terjebak dalam sebuah  kedangkalan pemikiran. Memberi, terkadang memang menimbulkan konotasi yang  berkaitan dengan materi. Padahal, tidak selamanya aktivitas memberi itu harus  diidentikkan dengan harta benda. Semua hal yang membutuhkan interaksi antara 2  pihak atau lebih, selalu akan bersinggungan dengan kata ‘memberi’ dan  ‘menerima’. Pertolongan, informasi, nasehat, perhatian, cinta adalah beberapa  hal yang bisa kita ‘beri’ dan kita ‘terima’, tanpa harus berwujud suatu materi.  Tetapi ada satu kesamaan di antara semua pemberian itu. Ketika kita ingin  memberi, kita harus terlebih dahulu memiliki apa yang ingin kita berikan  itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini, lagi-lagi, kita bicara tentang CINTA. Tema universal ini  memang tidak akan pernah bosan dan usang untuk dibahas. Tapi di sini saya tidak  ingin membicarakan tentang keromantisan cinta seorang laki-laki dan perempuan.  Saya teringat lirik sebuah lagu ketika saya sekolah dulu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Don't search in  the stars for signs of love, just look around your live you'll find enough. (Se  A Vida E – Pet Shop Boys)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya. Lihatlah ke sekitar kita. Sangat banyak  cinta yang telah kita peroleh. Cinta dari kedua orang tua kita, kakak dan adik  kita, sahabat-sahabat, guru, tetangga, bahkan dari orang-orang yang tidak pernah  kita duga sebelumnya, mereka senantiasa memberikan cintanya kepada kita.  Sebagian mungkin tidak tercetus secara lisan, tapi getaran itu tetap tertangkap  melalui tindakan mereka, dan mewarnai hari-hari kita. Bahkan dari makhluk selain  manusia pun, kita senantiasa mendapatkan cinta itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatkah bahwa  matahari hari ini masih bersinar untuk membantu proses fotosintesis tumbuhan,  yang kemudian menghasilkan O2 untuk kita hirup? Ingat juga ketika semalam kita  memandangi bulan yang menebarkan cahaya dengan cantiknya untuk menemani  kegelapan sang malam? Bahwa angin laut dan gelombang telah dan akan senantiasa  membantu manusia dalam menepikan ikan untuk ditangkap? Atau perasaan senang kita  saat tergelak memperhatikan seekor kucing yang terbelit benang rajutan? Atau  kedamaian yang kita rasakan saat melihat sepasang angsa berenang dengan  anggunnya di tengah danau? Subhanallah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan Dia telah menundukkan  untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat)  daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat  tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berpikir. (QS. Al-Jaatsiyah:  13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak energi cinta yang telah ditransfer ke dalam kehidupan  kita, bukankah akan sangat adil jika kita ingin membalas semua cinta itu dengan  energi yang sama, atau bahkan lebih besar? Seorang sahabat pernah  menyebutkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan pernah lupa bahwa di alam ini berlaku hukum  kekekalan energi. Setiap energi yang kita keluarkan untuk sekitar kita, ia tidak  akan pernah hilang menguap begitu saja. Energi itu pasti akan kembali kepada  kita, terkadang setelah bertransformasi ke dalam bentuk yang lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya  termenung mendengar pernyataan itu. Bukan, bukan suatu pamrih yang terbaca  darinya, tapi tersirat sebuah ketulusan yang luar biasa. Cukuplah kita  mengharapkan ‘pengembalian’ energi itu dalam bentuk pahala dan catatan amal  kebaikan di sisi Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi balasan  dengan apa yang diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini.  Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya.” (QS. Mukmin: 17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai titik  ini, semoga secara diam-diam telah terbersit di hati kita sebuah keinginan untuk  membagi energi cinta itu, lalu bersama-sama kita bertanya: Bagaimana caranya?  Maha Besar Allah yang telah menyiapkan jawaban atas pertanyaan  itu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak  Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang."  (QS. Maryam: 96)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah... Lihatlah! Ternyata rasa kasih sayang itu  akan Allah tanamkan ke dalam hati orang-orang yang beriman dan beramal soleh.  Tentu saja rasa kasih sayang yang dimaksud di sini adalah yang sesuai dengan  syariat Islam, kasih sayang yang bernilai ibadah, menjadikan orang-orang yang  melaksanakannya mendapat naungan Allah pada hari dimana tiada naungan kecuali  dari-Nya, kasih sayang yang membawa orang-orang yang melaksanakannya naik ke  atas mimbar cahaya dan membuat iri para nabi dan syuhada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia adalah  makhluk sosial. Setiap hari kita dituntut untuk berinteraksi dengan berbagai  macam orang. Mulai dari membuka mata, hingga ketika kita akan menutupnya untuk  menunaikan hak istirahat tubuh di waktu malam, kita senantiasa akan bertemu  dengan berbagai macam orang. Berinteraksi, sesungguhnya adalah salah satu cara  kita untuk memberi energi cinta kepada sekitar kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada alam kita  memberi cinta, dengan menjaga keseimbangannya dan tidak membuat kerusakan. Pada  hewan dan tumbuhan pun kita memberi cinta, dengan memberikan hak mereka ketika  menjadi tanggungan kita, menampakkan akhlak yang terbaik. Dan pada manusia,  transfer energi cinta itu dapat kita lakukan dalam berbagai cara, baik langsung  maupun tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Izinkan saya menganalogikan hati manusia seperti sebuah  kolam penampungan. Di dasar kolam itu, terdapat banyak keran yang dapat  dibuka/tutup untuk pengaturan keluarnya isi kolam. Tentu saja, keran itu akan  mengalirkan apa yang ditampung dalam kolam hati kita. Dan sebuah keniscayaan  akan berlaku, ketika keran tersebut dibuka terus-menerus tanpa ada aliran masuk  kembali, kolam itu akan menjadi kering. Maka, berinteraksi adalah aktivitas kita  dalam membuka ‘keran’ untuk mencurahkan energi cinta. Dan agar kasih sayang  sebenarnya yang teralirkan, ‘kolam’ tersebut haruslah diisi dengan materi yang  sama, yaitu cinta dan kasih sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembalilah sejenak untuk membaca  firman Allah di atas. Untuk menanamkan rasa kasih sayang di hati kita, kuncinya  adalah beriman dan beramal soleh. Sahabat... mari me-recharge energi cinta kita  hanya dari sumber cinta yang abadi, Dia Yang Memiliki cinta tak terperi, cinta  yang sangat sempurna. Mari, kita isi kembali energi cinta di hati kita dengan  shalat-shalat khusyu' kita, tilawah-tilawah tartil kita, shaum sunnah kita,  sedekah dan infak kita hari ini, doa-doa panjang kita di waktu malam, serta dari  semua pos ibadah dan amal soleh yang telah Allah sediakan bagi  kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena, untuk membuka ‘keran’ pencurahan energi cinta dari ‘kolam’  penampungan yang ada pada hati ini, terlalu sombong rasanya jika kita tidak  pernah mengisi kolam tersebut dengan energi cinta dari-Nya. Ya, jika kolam itu  sudah kering, apa yang bisa kita bagi?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-2233075843880658731?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/2233075843880658731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/2233075843880658731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/05/energi-cinta.html' title='Energi Cinta'/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-2394773196264723161</id><published>2008-04-28T07:20:00.000-07:00</published><updated>2008-04-28T07:25:04.112-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kolom puisi'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;FI SABILILLAH&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan dilarang&lt;br /&gt;Orang yang melayang pandang&lt;br /&gt;Ke sabilillah&lt;br /&gt;    :ia sudah tahu resah nyata semesta&lt;br /&gt;    seringai malam bumi kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan ditahan&lt;br /&gt;orang yang ingin melemparkan diri&lt;br /&gt;ke sabilillah&lt;br /&gt;    :ia sudah tahu ramuan cinta yang firdaus&lt;br /&gt;    juga rejam rintangan itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan dinanti&lt;br /&gt;orang yang pergi&lt;br /&gt;ke sabilillah&lt;br /&gt;    :ia sudah tahu ke mana&lt;br /&gt;    harus menjual nyawa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-2394773196264723161?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/2394773196264723161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/2394773196264723161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/04/fi-sabilillah-jangan-dilarang-orang.html' title=''/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-5837453222447141895</id><published>2008-04-03T06:13:00.000-07:00</published><updated>2008-04-03T06:18:05.851-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oase'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p style="margin: 0px 15px 0px 10px; line-height: 100%; font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt;font-family:times newroman;color:darkblue;"  &gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Halo Cinta!&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0px 15px 0px 10px; line-height: 100%;" align="justify"&gt;'Cinta'...  Seringkali ketika kata ini disebut, jiwa manusia pun bergetar, terbuai oleh  perasaan deg-deg-an... seakan tersiram oleh keindahan cinta yang berbaur dengan  keharuman minyak Yasmine. Orang yang dimabuk cinta seakan tak puas bila tak  bermandikan air hujan kemesraan, disiram oleh tangan kasih sayang. Dan ia pun  seakan terbang nun jauh diatas sana, menerobos awan yang tenang, melambai  gemulai, indah dan bersiramkan wangian misik. Benar tidaknya... anda sendiri  yang tahu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta memang sesuatu yang belum bisa saya mengerti, datang  dengan tiba-tiba tanpa bersuara dan perginya pun secepat kilat tanpa kita  ketahui... lenyap tanpa bekas, bahkan seringkali terganti dengan lawan dari  cinta itu sendiri... yaitu benci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi muncul satu kekhawatiran yang  sering dialami adalah jangan2 cinta itu hanyalah sekedar kedok dari "sesuatu"  yang lain, sesuatu yang lebih laten dibandingkan dengan cinta itu  sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sekedar untuk berdeklamasi, saya tentu akan menjawab  dengan lantang, bahwa cintaku untuk Allah, untuk Rasulullah, para sahabat, orang  tua, teman, dan seterusnya...dan seterusnya... demikian pula slogan-slogan yang  ditempel atau dalam iklan misalnya... tidak mustahil bahwa semua ucapan, atau  tingkah laku itu hanyalah kepalsuan belaka... ??!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi itu hanyalah  sekedar slogan saja, yang untuk bisa membuktikannya perlu diuji lagi. Ibaratkan  sebuah pedang... ia tidak langsung menjadi sebuah pedang yang tajam tanpa  sebelumnya melalui sebuah proses yang tidak ringan. Sebuah proses dari sepotong  besi biasa yang kemudian menjadi sebuah pedang yang bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak jarang  untuk bisa merasakan cinta pada yang lain maka penyandaran dan berkedok dengan  cinta pada Allah sering terlazimi. Tidak jarang dibalik kedok itu adalah karena  lebih mencintai diri sendiri... mencintai ego yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi cinta kepada  Allah... maka saya melakukan perintahnya...menjauhi larangannya... berusaha  mengikuti Sunnah Rasul-Nya... berusaha dekat dan mengikuti kekasih2-Nya... dll.  Tetapi ternyata itu hanyalah sebuah kedok bahwa saya jauh lebih besar mencintai  diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ego ini masih lebih mengutamakan nikmatnya materi,  nikmatnya pujian, nikmatnya penghargaan, nikmatnya kehormatan, nikmatnya harga  diri, nikmatnya pahala, nikmatnya berkelompok apalagi yang merasa paling benar,  bahkan terobsesi dengan nikmatnya surga yang dijanjikan... dan disamping ego  tersebut masih belum bisa menerima kepahitan-kepahitan. Baik itu jasmani maupun  rohani. Saya masih melayang diantara hitam-putih, panas-dingin, baik-buruk,  benar-salah, senang-susah, pujian-makian. Sesuatu yang sangat relatif tetapi  punya tendensi ke arah tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu saat saya men-scan kembali  perasaan saya mengenai cinta... ketika secara nggak sengaja saya dengar  pembicaraan orang yang kira-kira begini: "Cinta akan lebih bisa terpahami jika  tidak bersandar dengan "karena" tapi bersandar dengan "walaupun".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda  nggak faham yach...? samma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau pake rumus...?,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalkan... Selama  ini dengan kedok cinta, saya mencintai A "KARENA" c,d,e,f,g… (sesuatu yang  sangat logis). Tapi masalahnya sekarang, kalau c,d,e,f,g-nya berkurang tidak  mustahil cinta saya pada A bukan sekedar tereduksi lagi, akan tetapi mungkin  akan habis dan tinggal kedoknya saja, karena ego saya yang menginginkan  c,d,e,f,g-nya bukan karena A-nya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sebaliknya... Dengan  berkedok cinta, saya mencintai A "WALAUPUN" v,w,x,y,z dst ..(mungkin terkadang  nggak masuk akal). Akan tetapi, meskipun ada faktor v,w,x,y,z dst... tapi disini  kita harapkan mudah2an cintanya semakin menyala dan kedoknya semakin  menghilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya sedikit teringat, suatu kisah seorang sufi yang  mengatakan bahwa beliau 'mimpi seakan-akan berada di hadapan Allah' kemudian  Allah berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(dalam bahasa yang lebih sederhana) ........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika  AKU baru menciptakan manusia, mereka semua mengaku cinta  kepada-KU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian KU-ciptakan dunia, sebagian besar berpaling ke dunia  lari meninggalkan-KU, hanya sedikit yang tetap mencintai-KU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian  KU-ciptakan Surga, sebagian besar dari yang sedikit itu berpaling padanya, dan  tinggal sedikit dari yang sedikit tetap mencintai-KU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian KU-ciptakan  Neraka, sebagian besar dari yang sedikit dari yang sedikit tadi lari  meninggalkan-KU karena takut padanya, maka tinggallah sedikit dari yang sedikit  dari yang sedikit tetap cintanya kepada-KU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada yang sedikit dari yang  sedikit dari yang sedikit itu KU-timpakan ujian, Sebagian besar dari yang  sedikit dari yang sedikit dari yang sedikit itu tidak tahan dan mengeluh, hingga  hanya tinggallah sedikit dari yang sedikit dari yang sedikit dari yang sedikit  tadi masih tetap cintanya kepada-KU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada yang tersisa itu AKU  katakan... "Kalian tidak menginginkan dunia, tidak mengharapkan surga, tidak  lari dari neraka, dan tidak mengeluh dari ujian, lalu apa yang kalian  inginkan...?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Engkau lebih mengetahui apa yang kami inginkan, jawab  mereka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"AKU akan memberikan cobaan yang berat pada kalian, sebanyak  napas kalian; bahkan gunung yang kokoh sekalipun tidak akan sanggup  menanggungnya, apakah kalian akan tetap bersabar...?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika KAU yang  menurunkan cobaan itu, kami siap menerimanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Allah... "Kalian  adalah hamba-hamba-KU yang sejati. Kalian adalah pecinta-KU yang sidiq. Aku akan  beri kalian dunia dan surga. Aku akan menyingkirkan segala bencana dari  kalian."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang tersisa itu-lah  hamba-KU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---o0o---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah... Allah Maha Pemurah, jika  tidak karena ada cinta-Nya mustahil kita akan mampu bertahan dengan segala ujian  dari-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-5837453222447141895?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/5837453222447141895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/5837453222447141895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/04/halo-cinta-cinta.html' title=''/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-6926535878950724908</id><published>2008-04-01T07:36:00.000-07:00</published><updated>2008-04-01T07:45:19.661-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kata mutiara'/><title type='text'></title><content type='html'>Orang yang bakhil itu tidak akan terlepas daripada salah satu daripada 4 sifat  yang membinasakan iaitu: Ia akan mati dan hartanya akan diambil oleh warisnya,  lalu dibelanjakan bukan pada tempatnya atau; hartanya akan diambil secara paksa  oleh penguasa yang zalim atau; hartanya menjadi rebutan orang-orang jahat dan  akan dipergunakan untuk kejahatan pula atau; adakalanya harta itu akan dicuri  dan dipergunakan secara berfoya-foya pada jalan yang tidak berguna &lt;br /&gt;&lt;b&gt;(Sayidina Abu Bakar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Orang yang bakhil itu tidak akan terlepas daripada salah satu daripada 4 sifat  yang membinasakan iaitu: Ia akan mati dan hartanya akan diambil oleh warisnya,  lalu dibelanjakan bukan pada tempatnya atau; hartanya akan diambil secara paksa  oleh penguasa yang zalim atau; hartanya menjadi rebutan orang-orang jahat dan  akan dipergunakan untuk kejahatan pula atau; adakalanya harta itu akan dicuri  dan dipergunakan secara berfoya-foya pada jalan yang tidak berguna &lt;br /&gt;&lt;b&gt;(Sayidina Abu Bakar)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tidak karena takut dihisab,  sesungguhnya aku akan perintahkan membawa seekor kambing, kemudian dipanggang  untuk kami di depan pembakar roti.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(Sayidina Umar bin  Khattab)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangsiapa takut kepada Allah SWT nescaya tidak akan dapat  dilihat kemarahannya. Dan barangsiapa takut pada Allah, tidak sia-sia apa yang  dia kehendaki.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(Sayidina Umar bin Khattab)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya&lt;br /&gt;-Orang yang suka menghina  orang lain, dia juga akan dihina&lt;br /&gt;-Orang yang menyintai akhirat, dunia pasti  menyertainya&lt;br /&gt;-Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan  dirinya akan terjaga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(Sayidina Umar bin Khattab)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-6926535878950724908?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/6926535878950724908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/6926535878950724908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/04/orang-yang-bakhil-itu-tidak-akan.html' title=''/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-2502027860621882273</id><published>2008-04-01T07:24:00.000-07:00</published><updated>2008-04-01T07:36:19.957-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='foto gallery'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R_JHBnz0QgI/AAAAAAAAACY/tie9HLMl9Ks/s1600-h/1_483453622l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R_JHBnz0QgI/AAAAAAAAACY/tie9HLMl9Ks/s320/1_483453622l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184284214248620546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R_JHBXz0QeI/AAAAAAAAACI/d0GOC0x3ytw/s1600-h/1_139323779l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R_JHBXz0QeI/AAAAAAAAACI/d0GOC0x3ytw/s320/1_139323779l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184284209953653218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R_JHBnz0QfI/AAAAAAAAACQ/sdeUVGv_KjY/s1600-h/1_408937456l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R_JHBnz0QfI/AAAAAAAAACQ/sdeUVGv_KjY/s320/1_408937456l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184284214248620530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R_JHB3z0QiI/AAAAAAAAACo/NyJGSmNbMKY/s1600-h/1_862619090l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R_JHB3z0QiI/AAAAAAAAACo/NyJGSmNbMKY/s320/1_862619090l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184284218543587874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R_JHB3z0QhI/AAAAAAAAACg/6uNh2KG-iWA/s1600-h/1_552969037l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R_JHB3z0QhI/AAAAAAAAACg/6uNh2KG-iWA/s320/1_552969037l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184284218543587858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-2502027860621882273?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/2502027860621882273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/2502027860621882273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/04/blog-post_01.html' title=''/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R_JHBnz0QgI/AAAAAAAAACY/tie9HLMl9Ks/s72-c/1_483453622l.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-4355610601649113077</id><published>2008-04-01T07:07:00.000-07:00</published><updated>2008-04-03T06:10:34.101-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='foto gallery'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R_JEk3z0QaI/AAAAAAAAABo/XzlLJ0C0RkI/s1600-h/1_408937456l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R_JEk3z0QaI/AAAAAAAAABo/XzlLJ0C0RkI/s320/1_408937456l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184281521304125858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R_JElHz0QbI/AAAAAAAAABw/tQ6kuTKZrYs/s1600-h/1_604189666l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R_JElHz0QbI/AAAAAAAAABw/tQ6kuTKZrYs/s320/1_604189666l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184281525599093170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R_JElHz0QcI/AAAAAAAAAB4/2c24Yxks5sw/s1600-h/1_868389127l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R_JElHz0QcI/AAAAAAAAAB4/2c24Yxks5sw/s320/1_868389127l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184281525599093186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R_JElXz0QdI/AAAAAAAAACA/ZxiTGBFXUTo/s1600-h/my+foto.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-4355610601649113077?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/4355610601649113077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/4355610601649113077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/04/blog-post.html' title=''/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R_JEk3z0QaI/AAAAAAAAABo/XzlLJ0C0RkI/s72-c/1_408937456l.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-772510902031449673</id><published>2008-03-29T10:40:00.000-07:00</published><updated>2008-03-29T10:44:36.439-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oase'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;center style="font-style: italic;"&gt;&lt;table&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td class="oase" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;Satu Pelajaran dari Pohon Kelapa  &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-left: 5px; margin-right: 5px;" align="justify"&gt;&lt;img src="kelapa.jpg" align="left" hspace="9" vspace="5" /&gt; &lt;i&gt;Sebuah pepatah dari Ranah Minangkabau  berbunyi, "Alam takambang jadi guru". Ini bisa diterjemahkan bahwa alam semesta  bisa berperan sebagai guru bagi kita, manusia. Dia mengajarkan kita akan banyak  hal tentang bagaimana menjalani kehidupan sebagai hamba Allah. Alam semesta  -salah satu wujud ayat kauniyah dari Ilahi- tidak tersurat seperti halnya  ayat-ayat qouliyah yang kita baca dalam Al Quran. Pelajaran yang diberikannya  tidak tertulis dalam bentuk jilid buku dan tidak pula disampaikan pada suatu  komunitas belajar, tapi berupa hikmah tersirat yang diperlihatkan melalui  fenomena-fenomena alam.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;eramuslim - &lt;/b&gt;Ada satu jenis tanaman  yang menjadi khas di daerah pesisir. Rasanya keelokan alam pesisir belum lengkap  tanpa kehadirannya. Dia adalah pohon kelapa, Si Nyiur melambai di tepi pantai.  Selain memberi keindahan, sebenarnya kelapa punya keunggulan tersendiri. Untuk  mengetahui itu, mari kita kenali lebih dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli taksonomi  mengklasifikasikan kelapa ke dalam kelas monokotil (tumbuhan biji berkeping  satu) dan suku Palmae. Dengan demikian, ciri utama batang kelapa adalah tidak  bercabang. Batangnya cukup kokoh dan luas penampangnya juga relatif besar. Fakta  inilah yang membuat batang kelapa menjadi pilihan utama sebagai tiang rumah atau  bahan konstruksi jembatan tradisional yang masih sering kita temui di  pedesaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kita perhatikan bagian lainnya, yaitu daun. Ketika  menghadiri resepsi pernikahan, kita sering melihat hiasan yang biasa disebut  janur kuning pada gerbang gedung atau rumah tempat penyelenggaraan acara. Itu  dibuat dari daun kelapa. Untuk menyambut hari raya atau acara besar lainnya,  tidak jarang kita menemukan ketupat sebagai salah satu hidangan. Kemasan ketupat  itu pun dianyam dari daun kelapa. Selain itu, para perangkai bunga juga sering  menggunakan daun kelapa untuk melengkapi kesempurnaan kreasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tunggu  dulu, masih ada bagian dari daun yang sering kita gunakan, lidi. Dalam  keseharian, lidi bisa dijumpai sebagai tusuk sate, sapu lidi, ataupun sebagai  salah satu bahan untuk membuat prakarya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beralih ke buah. Siapa yang  tidak pernah merasakan segarnya es kelapa muda? Bahan bakunya adalah air dan  daging buah dari kelapa yang masih muda. Dengan menambahkan es, susu, sirup,  biji selasih, ataupun bahan makanan lain, kita bisa menghidangkan minuman yang  nikmat ini. Di samping itu, air kelapa juga bisa diproses menjadi nata de coco  atau ditambahkan ke dalam adonan cabe yang sedang digoreng untuk mendapatkan  sepiring dendeng balado yang lezat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daging buah dari kelapa yang sudah  tua bisa diparut kemudian diperas untuk mendapatkan santannya. Santan ini bisa  digunakan sebagai salah satu bahan baku makanan dan bisa juga diolah menjadi  minyak kelapa. Ampas dari perasan parutan kelapa tadi dapat digunakan untuk  membersihkan lantai semen supaya lebih mengkilap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih bagian dari buah,  yaitu tempurung kelapa. Bagian ini bisa digunakan untuk membuat vas bunga,  jepitan rambut, dan aneka kerajinan tangan. Bisa juga diolah menjadi arang yang  dipakai untuk membakar sate atau sebagai sumber panas pada setrika tradisional.  Tempurung kelapa ini bahkan juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan katalis  sebuah reaksi hidrogenasi pada industri petrokimia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ada lagi, sabut  kelapa! Lihatlah, dengan memintalnya kita bisa memperoleh seutas tali tambang  yang kuat. Untuk menyalakan perapian, kita juga bisa menggunakan sabut kelapa  ini bersama pelepah daun kelapa dan kulit terluar buah  kelapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah! Betapa mengagumkan si kelapa ini. Setiap bagian  kecil tubuhnya pun bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Uraian di atas  hanyalah sedikit bukti manfaat kelapa bagi manusia, belum termasuk kegunaannya  bagi hewan dan tumbuhan lain. Perjalanan waktu selanjutnya akan melahirkan  bukti-bukti lain betapa bermanfaatnya makhluk Allah yang bernama kelapa ini. Dan  sadarilah, ini pelajaran penting yang diberikan kelapa kepada kita, yaitu  menjadi makhluk yang bermanfaat banyak bagi makhluk lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman, &lt;br /&gt;Allah SWT menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya (ahsani  taqwim). Masing-masing kita dikaruniai keunikan yang dijadikan modal untuk  bergelut di lahan yang diminati. Yang patut digarisbawahi, bagaimanakah kita  menggunakan semua titipan-Nya itu selama ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, kita mungkin tidak  pernah menyia-nyiakan semua pemberian-Nya itu. Kita bahkan selalu bekerja keras  untuk menggunakan semua potensi yang kita miliki itu seoptimal mungkin. Namun,  seringkali kita memanfaatkannya untuk menghasilkan karya-karya yang hanya  berorientasi pada diri sendiri. Tak jarang kita hanya berkutat dengan  kepentingan diri sendiri dan merasa tidak perlu untuk menghasilkan sesuatu yang  bermanfaat bagi kemaslahatan orang banyak, apalagi untuk alam semesta dalam  skala yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah Allah SWT berfirman, &lt;i&gt;"Dan tidaklah  kamu diutus melainkan sebagai rahmat bagi semesta alam" (QS. Al Anbiyaa [21] :  107)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi rahmat bagi semesta alam adalah peran yang diamanahkan  oleh Allah kepada seluruh manusia. Dan Allah takkan memberi amanah tersebut jika  kita tak mampu melaksanakannya. Masing-masing kita sebenarnya sudah dibekali-Nya  modal dan potensi untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi makhluk lain. Entah  itu berupa harta, tenaga, ilmu, pikiran atau yang lainnya. Dengan izin-Nya,  semua itu bisa kita kelola supaya memberi manfaat sebanyak-banyaknya bagi  makhluk yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungkanlah perkataan Sayyid Quthb ketika ia  menghadapi kematiannya di tiang gantungan, "Kebahagiaan yang sesungguhnya aku  rasakan adalah ketika aku merasa yakin bahwa aku telah meninggalkan sesuatu yang  berharga bagi penerusku". Perkataannya bukan tiada bukti. Lihatlah, begitu  banyak orang yang memperoleh manfaat banyak dari karya-karyanya, terutama Tafsir  Fi Zhilalil Quran yang kerapkali dijadikan rujukan untuk mendalami Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah Asy-Syahid Yahya Ayyash, sang insinyur elektro kelahiran Rafat,  Palestina. Dengan kecerdasannya, lulusan Universitas Beir Zeit ini mampu merakit  bom yang susah dicari tandingannya. Bisa dikatakan bahwa ia adalah otak di balik  aksi bom syahid HAMAS. Semangat jihadnya yang menggebu-gebu memberi dukungan  psikologis yang besar untuk rekan-rekan seperjuangannya. Pada waktu syahidnya 5  Januari 1996 silam, Palestina menangis. Diperkirakan seperempat juta rakyat  Palestina turun ke jalanan menyusun iring-iringan sepanjang 40 km untuk  mengantar jenazahnya. Mereka tentu tidak akan merasa kehilangan sampai seperti  itu jika sepak terjang sang insinyur tidak memberi arti yang sangat penting bagi  perjuangan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan teladanilah Rasulullah SAW. Penduduk Makkah tidak  akan melupakan solusi jeniusnya ketika meletakkan Hajar Aswad kembali pada  tempatnya setelah perbaikan Ka'bah. Pertumpahan darah antar kabilah Quraisy  terhindarkan. Bukan hanya itu! Gelar Al Amin juga membuat tetangga sekitarnya  mempercayakan harta mereka kepada beliau untuk dijaga. Kepiawaiannya dalam  memimpin tidak hanya dirasakan oleh ummat Islam, tapi juga oleh orang beragama  lain yang merasa nyaman dengan kebijaksanaannya. Menjelang akhir hayatnya,  beliau masih sempat berpesan pada istrinya, Aisyah ra. untuk menginfakkan  uangnya yang berjumlah 7 dinar kepada fakir miskin di kalangan Muslimin. Dan  sampai saat ini, segala perilakunya dijadikan contoh teladan bagi kita  semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku,&lt;br /&gt;Hidup sebagai manusia adalah sebuah takdir. Tapi  menjalani hidup yang bermanfaat bagi orang lain adalah sebuah pilihan. Bukanlah  sembarang pilihan, tapi pilihan yang sangat disukai Allah. Kita-lah yang memilih  apakah kita hanya akan berjibaku dengan diri sendiri atau memiliki orientasi  yang diridhai-Nya, yaitu menjadi rahmat bagi semesta alam. Kita juga yang  menentukan jalan penggunaan tenaga, harta benda, ilmu, pikiran, dan  nikmat-nikmat lainnya sebagai sesuatu hal yang bermanfaat banyak, tidak hanya  untuk diri kita, tapi juga bagi orang lain dan lingkungan sekitar. Dan tidakkah  kita berkeinginan untuk masuk ke dalam golongan terbaik dari ummat Nabi Muhammad  SAW?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Sebaik-baik manusia di antaramu adalah yang paling banyak  manfaatnya bagi orang lain." (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kelapa  saja bisa memberi manfaat banyak bagi sekitarnya, apalagi kita, makhluk yang  diciptakan-Nya dengan sebaik-baik bentuk?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu a'lam bish-showab,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-772510902031449673?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/772510902031449673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/772510902031449673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/03/satu-pelajaran-dari-pohon-kelapa-sebuah.html' title=''/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-5475241032571486633</id><published>2008-03-29T10:37:00.000-07:00</published><updated>2008-03-29T10:39:31.136-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oase'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p style="margin: 0px 15px 0px 10px; line-height: 100%; font-family: verdana; font-style: italic;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt;color:darkblue;" &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Siska, Gadis Bisu yang Salehah&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0px 15px 0px 10px; line-height: 100%;" align="justify"&gt;Gadis itu  bernama Siska. Entah kenapa malam ini aku teringat padanya. Pertama kali  melihatnya, saat itu ba'da maghrib, ketika aku sedang rapat di masjid. Saat itu,  ia menangis sesenggukan di serambi masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bahasa bibir aku  bertanya saat matanya yang basah menatap ke mataku : "Kenapa?". Pertanyaan jarak  jauh yang dijawabnya dengan gerakan-gerakan tubuh tertentu. Aku tak begitu paham  apa maksudnya, tapi suara teriakan anak-anak TPA sebelumnya membuatku menarik  kesimpulan : Anak itu menangis karena diejek teman-temannya. Tangisnya berhenti  tak lama sesudahnya, perhatianku pun kembali terarah pada materi rapat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan itu berlalu begitu saja. Entah berapa lama sesudah itu, aku  mulai hampir melupakannya. Sampai suatu saat, aku mencoba menjadi pengajar TPA.  Di sana, aku bertemu lagi dengan dia. Saat itulah aku tahu, bahwa anak yang  menangis malam itu bernama Siska dan untuk pertama kalinya, aku baru sadar kalau  dia bisu. Ya, bisu dan mungkin sedikit tuli karena teman-temannya selalu  berbicara keras padanya agar dia mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siska tak aku bedakan dengan  murid-murid TPA lain yang normal. Meski begitu, dia menempati sebuah ruang  khusus di hatiku karena dia semangat sekali mengaji. Jangan ditanya bagaimana  perasaanku saat menyimak tilawahnya yang terbata-bata namun tetap berirama.  Jangan ditanya juga bagaimana bingungnya aku mengecek benar atau tidaknya  bacaannya. Begitulah, Siska hampir tak pernah absen mengaji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama  sepupunya, Iis, juga Rira, Farida, dan anak-anak lain, ia turut memberi warna  lain dalam hari-hariku. Warna-warni dunia kanak-kanak dan ABG yang ceria, riang,  dan tanpa beban, sebuah dunia yang sama sekali lain dengan dunia kampus dan  perkuliahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, aku cuma beberapa bulan menjadi guru TPA. Jadwal  mengajar selepas Maghrib sampai Isya' membuatku nyaris tiap hari P4 : pergi  pagi, pulang petang. Sungkan juga dengan Ibu-Bapak kos. Belum lagi kos-kosan  yang lumayan jauh dan sepi tak memungkinkanku untuk pulang jalan kaki sendirian,  padahal jam 8-an angkot mulai tak ada. Aku memutuskan mundur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhenti  mengajar, membuatku lama tak bertemu Siska dan teman-temannya. Kabar terakhir  kudengar, Siska dan Iis keluar dari TPA yang dulu itu dan pindah ke TPA di dekat  kosanku, entah kenapa. Yang kutahu, Siska tetap rajin mengaji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang  kami bertemu di bundaran, di jalan saat ia pulang mengaji dan aku pulang ke  kosan. Terakhir bertemu dengannya, saat aku hendak pulang mencegat angkot di  depan masjid. Penampilannya sedikit berubah. Ada bintik-bintik bekas luka yang  mengering di mukanya. Aku mengenalinya sebagai bekas cacar air. Iis menjelaskan  padaku bahwa Siska memang baru saja sembuh dari penyakit itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah..Siska,  dimana pun engkau mengaji, aku akan tetap mengenangmu. Saat aku malas membaca Al  Quran, tilawahmu yang terbata-bata namun tetap berirama akan kuingat untuk  melecut semangatku. Saat aku merasa rendah diri, aku akan mengingatmu yang  pantang menyerah, yang tetap semangat mengaji dalam kebisuanmu, meski ketika  pertama melihatmu dulu, kau menangis karena diejek teman-temanmu : "Siska  bisu...Siska bisu!"&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-5475241032571486633?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/5475241032571486633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/5475241032571486633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/03/siska-gadis-bisu-yang-salehah-gadis-itu.html' title=''/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-3896058686165372072</id><published>2008-03-29T10:22:00.000-07:00</published><updated>2008-03-29T10:30:40.713-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Organisasi'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Susunan program kegiatan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 26pt;font-size:6;" &gt;&lt;span style="font-family:Monotype Corsiva, cursive;"&gt;FOSKI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol type="I"&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;font-size:130%;" &gt;&lt;b&gt;Sie  Dakwah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Khutbah Jum’ad setiap minggu  ke-4&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Kajian Alumni&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-left: 1.25in; margin-bottom: 0in;"&gt;Kajian yang di isi oleh alumni FOSKI&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Sholat Dhuha&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-left: 1.25in; margin-bottom: 0in;"&gt;Memimpin jalannya sholat dhuha setiap pagi&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Kegiatan PHBI (Peringatan Hari  Besar Islam)&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-left: 1.25in; margin-bottom: 0in;"&gt;Kegiatan yang di adakan setiap satu tahun sekali. Misalnya, hari Maulid Nabi Muhammad, Isra’ Mi’raj, Pondok Ramadhan, Silaturrahim Idzul Fitri, dsb.&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Tadarus Al-Qur’an&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-left: 1.25in; margin-bottom: 0in;"&gt;Diadakan setiap Mabit (Malam Bina Iman dan Taqwa)&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol start="2" type="I"&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;font-size:130%;" &gt;&lt;b&gt;Sie  Kreativitas&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Nasyid&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="margin-left: 1.25in; margin-bottom: 0in;"&gt;Sebuah seni Islam di bidang Musik, sebagai media dakwah melalui alunan-alunan lagu.  &lt;/p&gt; &lt;ol type="I"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Kaligrafi&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Hadrah    &lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;FOSPEK (Forum Sillaturrahim dan   Pengenalan Kampus)&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="margin-left: 1.25in; margin-bottom: 0in;"&gt;Serangkaian acara yang di ulas setiap satu tahun sekali, guna menyambut siswa-siswi baru di awal tahun ajaran baru.&lt;/p&gt; &lt;ol type="I"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Majalah dinding&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Rihlah&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="margin-left: 1.25in; margin-bottom: 0in;"&gt;Diadakan setiap hari libur sekolah. Semacam kegiatan di ruang terbuka, misalnya, camping atau refresing di tempat-tempat wisata.&lt;/p&gt; &lt;ol type="I"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Sambut Ramadhan Ceria&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="margin-left: 1.25in; margin-bottom: 0in;"&gt;Kegiatan kajian yang diadakan untuk menyambut bulan Ramadhan.  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 1.25in; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol start="3" type="I"&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;font-size:130%;" &gt;&lt;b&gt;Sie  IPTEK&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Perpustakaan&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Study Club&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="margin-left: 1.25in; margin-bottom: 0in;"&gt;Kegiatan belajar bersama. Di sini dibuka semacam pembelajaran yang efektif, sharing tentang pelajaran, dan juga belajar kelompok.&lt;/p&gt; &lt;ol type="I"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Kajian Trining&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="margin-left: 1.25in; margin-bottom: 0in;"&gt;Diadakan setiap satu bulan sekali, pelatihan untuk melatih mental dan kemampuan konsentrasu berfikir kita&lt;/p&gt; &lt;ol type="I"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Mabit (Malam Bina Iman dan Taqwa)&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="margin-left: 1.25in; margin-bottom: 0in;"&gt;Kegiatan bermalam di sekolah setiap dua minggu sekali. Kegiatan ini bertujuan untuk membuna keimanan dan ketaqwaan kita.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol start="4" type="I"&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;font-size:130%;" &gt;&lt;b&gt;Sie  Jasmani&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Kegiatan Olah Raga Jasmani&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol start="5" type="I"&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;font-size:130%;" &gt;&lt;b&gt;Sie  Keputrian&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Kajian Keputrian&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="margin-left: 0.25in; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-3896058686165372072?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/3896058686165372072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/3896058686165372072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/03/susunan-program-kegiatan-foski-sie.html' title=''/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-7058703421945899275</id><published>2008-03-25T06:50:00.001-07:00</published><updated>2008-03-25T06:51:49.862-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lembar akhwat'/><title type='text'>Jadilah Aktivis Muslimah Harapan Rosululloh</title><content type='html'>&lt;table align="left" cellpadding="5" cellspacing="1" hspace="9" vspace="5"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td class="gambar" align="left"&gt;&lt;img src="../image/images17.jpg" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Menjadi wanita memang  menyenangkan, apalagi wanita "Muslimah", sebab muslimah berarti wanita yang  telah diseleksi oleh Allah untuk menerima hidayah-Nya dan menjalankan kehidupan  sesuai dengan sunnah Rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah sebagai manusia pilihan Allah,  sangat peduli terhadap muslimah. Beliau sangat menyayangi muslimah sehingga  beliau berpesan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, "Tidaklah  seorang muslim yang mempunyai anak dua orang perempuan kemudian ia berbuat baik  dalam berhubungan dengan keduanya akan bisa memasukannya ke dalam  surga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa beliau hidup kaum wanita merasakan angin segar dalam  kehidupannya, setelah sebelumnya pada masa jahiliyah hidup teraniaya, tidak  mendapatkan hak yang semestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan wanita muslimah saat itu boleh  dikata beruntung dibandingkan dengan wanita sekarang pada umumnya. Karena  muslimah relatif hidup dalam komunitas masyarakat yang memahami nilai Islam  secara baik. Hidup mereka betul-betul tersanjung, karena mereka merasakan hidup  sesuai fitrahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan situasi sekarang, ketika banyak wanita  menuntut emansipasi, persamaan derajat. Boleh dikatakan kehidupan wanita  sekarang berada ditengah komunitas masyarakat yang tidak memahami nilai-nilai  Islam. Ini menyebabkan ketidaknyamanan dalam hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah tentu  wanita muslimah harus berupaya menghilangkan ketidaknyamanan tersebut. Caranya  adalah dengan mulai mengaktifkan dirinya dalam pelaksanaan nilai-nilai Islam  serta berupaya mengaktivisir wanita lain untuk beramal Islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadz  Faisal Maulawi, seorang Mufti Libanon, menyatakan, "Saatnya sekarang kondisi  ummat sedang dalam keadaan bahaya, para wanita muslimah yang sholihah terjun  untuk terlibat aktif dalam membentengi dan memperbaiki ummat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk  menjadi muslimah yang disayang oleh Rasulullah SAW hendaknya diperhatikan empat  hal berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Faqihah Lidiiniha&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang muslimah  hendaknya faqih (paham) terhadap din (agamanya). Selayaknya ia dapat membaca  Al-Qur'an dengan baik dalam arti pas tajwid dan makhorijul hurufnya. Kemudian  dapat membaca hadits dan selalu pula menjadi bacaan hariannya, karena dengan itu  ia memahami keinginan Rasulnya untuk kemudian berusaha menyesuaikan kehidupannya  sesuai dengan cara hidup Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu ia berusaha  menyesuaikan kehidupannya sesuai dengan cara hidup Rasulullah SAW. Ia juga harus  berusaha memperkaya diri dan wawasannya melalui belajar kepada seorang guru yang  jujur dalam menyampaikan ilmunya, dan berusaha banyak membaca buku agama lainnya  seperti tentang aqidah, akhlaq, fiqh, siroh, fiqh da'wah, Tarikh Islam, sejarah  dunia dan ilmu kontemporer lainnya. Contoh muslimah yang menguasai ilmu-ilmu ini  adalah Aisyah RA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Najihah fi Tarbiyyati Auladiha&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang  aktifis muslimah yang telah berkeluarga hendaknya mengupayakan kesuksesan dalam  mendidik anaknya, bahkan bagi bagi seorang aktivis yang belum berkeluargapun  seharusnya mempelajari bagaimana cara mendidik anak dalam Islam, karena ilmu  tersebut fardhu 'ain, sehingga mempelajarinya sama dengan mempelajari wudhu,  sholat, shoum, dan yang lainnya. Sehingga ia tahu betul cara mendidik anak dalam  Islam yang nantinya anak-anak tersebut akan ia persembahkan untuk kejayaan Islam  dan kaum muslimin. Insya Allah kelak ia akan menjadi Ibu yang sukses seperti  Hajar dan Khadijah ra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Muayyidah fi Da'wati  Zaujiha&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai aktifis amal Islami, kepedulian kita bukan hanya  kepada masalah eksternal, mengupayakan pelaksanaan amal Islam terhadap orang  lain, akan tetapi kepedulian terhadap aktifitas keluarga harus lebih diutamakan,  misalnya memberikan motivasi amal Islami kepada anak, pembantu, juga  suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menjadi muslimah yang senantiasa menjadi motivator kebaikan  suaminya, seperti Ummu Sulaim yang menikah dengan Abu Tholhah dengan mahar  syahadat. Namun ketika Abu Tholhah wafat Rasulullah mensholatkannya sampai  sembilan kali takbir, saking sayangnya Rasulullah kepada beliau karena tidak  pernah absent dalam beramal dan berjihad bersama Rasul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini ia  lakukan karena selalu mendapat motivasi dari Ummu Sulaim, istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4.  Naafi'ah Fi Tagyiiri Biiatiha&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia selalu peduli terhadap  lingkungannya, selalu membuka mata dan telinga untuk mengetahui kondisi  lingkungannya, berusaha menjadi anashir tagyiir (unsure perubah) dalam  lingkungannya, selalu mengupayakan lingkungannya menjadi lebih  baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya Ummu Syuraik yang selalu mengelilingi pasar bila saat  sholat tiba untuk mengingatkan penghuni pasar agar segera melaksanakan sholat  dengan kalimatnya yang terkenal 'Assholah, Assholah!!!'&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-7058703421945899275?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/7058703421945899275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/7058703421945899275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/03/jadilah-aktivis-muslimah-harapan.html' title='Jadilah Aktivis Muslimah Harapan Rosululloh'/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-360495701807524943</id><published>2008-03-25T06:43:00.000-07:00</published><updated>2008-03-25T06:47:14.102-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oase'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;table&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td class="oase" align="center"&gt;&lt;b&gt;Nyalakanlah Api Cinta  &lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-left: 5px; margin-right: 5px;" align="justify"&gt;&lt;img src="lilin.jpg" align="left" hspace="9" vspace="5" /&gt;Malam itu semua peserta pelatihan saya  kumpulkan dan duduk melingkar dalam satu ruangan. Tanpa setitik pun penerangan  dalam ruangan tersebut sehingga masing-masing peserta nyaris tak dapat melihat  wajah peserta di sebelahnya. Dalam keadaan gelap seperti itu, tak banyak yang  bisa dilakukan seseorang. Berjalan pun harus meraba-raba dengan langkah yang  tersendat dan penuh hati-hati agar tak menabrak sesuatu atau terjerembab yang  menyebabkan luka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang bisa Anda lakukan dengan keadaan seperti  ini?,” saya membuka suara di keheningan malam yang terasa semakin  pekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa peserta mencoba menjawab seadanya, meski sebagian mereka  tak benar-benar tahu dari mana arah suara saya. Saya tak sedang mengajak peserta  merasakan bagaimana rasanya tak memiliki penglihatan, juga tak sedang meminta  mereka berempati kepada para tuna netra meski hal itu sangat penting untuk  dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian salah seorang peserta memecah kebekuan, “Apalah yang  bisa saya lakukan tanpa cahaya, semuanya begitu sulit dan mencekam. Dalam  keadaan seperti ini saya pasti membutuhkan bantuan orang lain.”v“Anda tak  membutuhkan orang lain, yang Anda butuhkan adalah diri Anda sendiri,” tegas  saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski tak dapat melihat dengan jelas raut wajah mereka, namun saya  yakin sebagian besar mereka bertanya-tanya maksud pernyataan saya tadi. Ketika  seseorang mengaku membutuhkan orang lain dalam kondisi yang pekat, justru saya  katakan dia hanya membutuhkan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedetik kemudian saya  menyalakan sebatang lilin di tangan saya. Setitik cahaya berpendar di wajah  saya, teramat kecil titik itu sehingga hanya mampu menerangi seperduapuluh dari  ruangan tersebut. Sebelumnya saya juga membekali para peserta masing-masing  sebatang lilin, namun saya tak menyertakan pemantik api kepada  mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang harus Anda lakukan adalah menolong diri Anda sendiri. Api  lilin ini melambangkan cinta dan saya akan membagi api cinta ini kepada  Anda”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dekatkan api lilin untuk menyalakan lilin di sebelah saya  sambil mengatakan bahwa saya ingin memulai sebuah hubungan yang indah bersamanya  dengan membagi cinta saya kepada Anda dan saya harap Anda mau menyalakan api  cinta Anda. Saya pun meminta ia menggunakan lilin saya untuk menyalakan lilin  rekan di sebelahnya dan seterusnya. Ketika terdapat dua lilin yang menyala di  ruangan itu, tentu ruangan itu bertambah terang, terlebih ketika satu-persatu  dari semua lilin yang dimiliki peserta menyala. Adakah lagi kegelapan di ruang  itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saat saya membagikan api lilin kepada masing-masing Anda, apakah  api di lilin saya semakin kecil? Dengan memberikan cinta saya kepada semua orang  yang ada di ruangan ini apakah kadar cinta saya semakin berkurang? Saat  masing-masing Anda mendapatkan api cinta dari saya, apakah Anda mendapatkan api  cinta yang lebih sedikit? Tentu saja tidak, Anda saksikan bahwa nyala api lilin  kita sama besarnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setelah semua lilin dinyalakan, Anda bisa melihat  bahwa cahaya di ruangan ini jauh lebih terang dibanding ketika hanya lilin saya  yang menyala”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu saya pun mengajukan pertanyaan, “Apakah masing-masing  kita mempunyai cukup api cinta untuk dibagikan kepada orang-orang di sekitar  kita? Adakah yang khawatir api cinta Anda seketika mati saat Anda membaginya  kepada orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menutup sessi pelatihan itu dengan wajah  tersenyum saat melihat wajah-wajah penuh cinta berpendar cahaya lilin. Indah  nian jika semua cinta dapat dibagi, karena di luar sana teramat banyak sahabat  yang membutuhkan cinta kita. Wallaahu ‘a’lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;dan kau lilin-lilin  kecil, sanggupkah kau memberi seberkas cahaya… (James F Sundah)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-360495701807524943?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/360495701807524943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/360495701807524943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/03/nyalakanlah-api-cinta-malam-itu-semua.html' title=''/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-7143002221607597517</id><published>2008-03-25T06:38:00.000-07:00</published><updated>2008-03-25T06:42:20.025-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kolom puisi'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p style="margin-left: 5px; margin-right: 5px;" align="justify"&gt;&lt;table style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td class="cerita" align="left"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Allah Mengajarkan Cinta&lt;/span&gt;  &lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-left: 5px; margin-right: 5px;" align="justify"&gt;Pernahkah hatimu  merasakan kekuatan mencintai&lt;br /&gt;Kamu tersenyum meski hatimu terluka karena yakin  ia milikmu,&lt;br /&gt;Kamu menangis kala bahagia bersama karena yakin ia  cintamu&lt;br /&gt;Cinta melukis bahagia, sedih, sakit hati, cemburu, berduka&lt;br /&gt;Dan  hatimu tetap diwarnai mencintai, itulah dalamnya cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah cinta  memerahkan hati membutakan mata&lt;br /&gt;Kepekatannya menutup mata hatimu memabukkanmu  sesaat di nirwana&lt;br /&gt;Dan kau tak bisa beralih dipeluk merdunya nyanyian bahagia  semu&lt;br /&gt;Padahal sesungguhnya hanya kehampaan yang mengisi sisi gelap  hatimu&lt;br /&gt;Itulah cinta karena manusia yang dibutakan nafsunya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta  adalah pesan agung Allah pada umat manusia&lt;br /&gt;DitulisNya ketika mencipta  makhluk-makhlukNYA di atas Arsy&lt;br /&gt;Cinta dengan ketulusan hati mengalahkan  amarah&lt;br /&gt;Menuju kepatuhan pengabdian kepada Allah dan Rasulnya&lt;br /&gt;Dan saat pena  cinta Allah mewarnai melukis hatimu,&lt;br /&gt;satu jam bersama serasa satu menit  saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika engkau memiliki cinta yang diajarkan Allah&lt;br /&gt;Kekasih menjadi  lentera hati menerangi jalan menuju Illahi&lt;br /&gt;Membawa ketundukan tulus  pengabdian kepada Allah dan RasulNya&lt;br /&gt;Namun saat cinta di hatimu dikendalikan  dorongan nafsu manusia&lt;br /&gt;Alirannya memekatkan darahmu membutakan mata hati dari  kebenaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kamu merasakan agungnya cinta yang diajarkan  Allah&lt;br /&gt;Kekasih menjadi pembuktian pengabdian cinta tulusmu&lt;br /&gt;Memelukmu dalam  ibadah menuju samudra kekal kehidupan tanpa batas&lt;br /&gt;Menjadi media amaliyah dan  ketundukan tulus pengabdian kepada Allah&lt;br /&gt;Itulah cinta yang melukis hati  mewarnai kebahagiaan hakiki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agungnya kepatuhan cinta Allah bisa ditemukan  dikehidupan alam semesta&lt;br /&gt;Seperti thawafnya gugusan bintang, bulan, bumi dan  matahari pada sumbunya&lt;br /&gt;Tak sedetikpun bergeser dari porosnya, keharmonisan  berujung pada keabadian&lt;br /&gt;Keharmonisan pada keabadian melalui kekasih yang  mencintai&lt;br /&gt;Karena Allah adalah kekasih Zat yang abadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintailah  kekasihmu setulusnya maka Allah akan mencintaimu&lt;br /&gt;Karena Allah mengajarkan  cinta tulus dan agung&lt;br /&gt;Cinta yang mengalahkan Amarah menebarkan  keharmonisan&lt;br /&gt;Seperti ikhlas dan tulusnya cinta Rasul mengabdi pada  Illahi&lt;br /&gt;Itulah cinta tertinggi menuju kebahagiaan hakiki&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-7143002221607597517?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/7143002221607597517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/7143002221607597517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/03/allah-mengajarkan-cinta-pernahkah.html' title=''/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-3423806676970254982</id><published>2008-03-25T06:34:00.000-07:00</published><updated>2008-03-25T06:36:00.744-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oase'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p style="margin: 0px 15px 0px 10px; line-height: 100%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt;font-family:times newroman;color:darkblue;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Air Mata Rasulullah SAW&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0px 15px 0px 10px; line-height: 100%;" align="justify"&gt;Tiba-tiba  dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya  masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku  sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata  dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?" "Tak tahulah ayahku,  orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang  menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak  dikenang. "Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah  yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah,  Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi  Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit  dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. "Jibril, jelaskan apa  hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah.  "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua  syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak  membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Engkau tidak  senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi. "Khabarkan kepadaku bagaimana  nasib umatku kelak?" "Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar  Allah berfirman kepadaku: 'Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat  Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detik-detik semakin  dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak  seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. "Jibril,  betapa sakit sakaratul maut ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah  terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan  muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya  Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Siapakah yang sanggup,  melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar  Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya  Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku,  jangan pada umatku. "Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak  bergerak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali  segera mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanukum  --peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diluar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling  berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan  telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii,  ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, berakhirlah hidup manusia  mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya?  Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik alaaa wa salim 'alaihi Betapa cintanya  Rasulullah kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-3423806676970254982?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/3423806676970254982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/3423806676970254982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/03/air-mata-rasulullah-saw-tiba-tiba-dari.html' title=''/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-5498484464514335944</id><published>2008-03-25T06:33:00.000-07:00</published><updated>2008-03-25T06:34:45.800-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lembar akhwat'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p style="margin: 0px 15px 0px 10px; line-height: 100%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt;font-family:times newroman;color:darkblue;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Batas-batas Kebolehan Bersolek&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0px 15px 0px 10px; line-height: 100%;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;Apa  yang dimaksud dengan bersolek dalam firman-Nya SWT, "Dan jangan1ah kamu berhias  seperti orang-orang Jahiliyah dahulu " (QS. al-Ahzab: 33) dan apa maksud dari  hadis Nabi saw, "Pada umatku yang terakhir akan terdapat perempuan-perempuan  yang berpakaian namun [hakikatnya] mereka telanjang, mereka menyimpang [dari  kebenaran] dan tidak berpendirian seperti onta-onta gemuk yang tak berguna  (kaasminati al-bukhti al-ijaf), laknatlah mereka karena mereka memang  terlaknat."&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat tersebut ingin menegaskan tentang pelarangan  bersolek, yaitu keluarnya wanita dengan menampakkan perhiasannya yang mencolok,  baik dengan memakai kosmetik maupun membuka wajahnya (tidak berjilbab), atau  dengan memakai pakaian yang seksi di mana kewanitaannya bergerak di luar  lingkungan kaum wanita, yang berakibat secara langsung atau tidak langsung  kepada adanya ketertarikan dari lawan jenis seperti yang disebutkan dalam ayat  yang lain, "Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah  orang yang ada penyakit dalam hatinya." (QS. al-Ahzab: 32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya  Al-Qur'an al-Karim tidak menginginkan wanita keluar rumah dengan gaya yang  memancing keadaan "berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya. "  Atau, gaya bicaranya mengundang hasrat seksual itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan barangkali  maksud dari perempuan-perempuan yang berpakaian namun mereka telanjang adalah  wanita-wanita yang memakai pakaian, tetapi perilaku mereka di tengah-tengah  masyarakat persis seperti perilaku wanita yang telanjang, sebab ia  menelanjangkan keadaannya untuk menarik lawan jenis, dan ia menelanjangkan sisi  feminisme di dalamnya, di mana sama saja baginya baik ia memakai pakaian atau  tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kapan wanita berhak untuk berhias? Dan apa batas-batas yang  diletakkan dalam hal itu? Dan apakah berhak baginya dalam keadaan seperti ini  untuk bersolek dengan pakaian popularitas? Mengapa?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita berhak  untuk memasang semua perhiasannya di kalangan sesama wanita, sampai pada batas  tidak menjadi faktor adanya daya tarik kalangan wanita sendiri kepadanya, yang  boleh jadi akan mendorong penyimpangan seksual sesama wanita (lesbian- pent.).  Dan wanita dapat menikmati sifat femininnya sampai pada puncaknya bersama  suaminya, karena tidak ada hal yang diharamkan antara suami dan istri pada  tingkat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun ketika ia berada (berkumpul) bersama kaum pria, maka  ia harus berusaha untuk tampil sebagai manusia, dimana pria tidak merasakan  aroma femininnya yang menarik nalurinya. Atas dasar itu, wanita dapat keluar  rumah dengan memakai pakaian yang syar'i yang menunjukkan keseimbangan dan  nilai-nilai kemanusiaan, yang menjadikan orang lain melihat kepadanya dengan  penglihatan manusia kepada manusia yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan berkaitan dengan  pakaian popularitas, maka itu adalah masalah yang menyangkut penjagaan syariat  (tahaffuzh syar'i) bagi laki-laki dan perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mengenai perhiasan,  apa yang dihalalkan dan diharamkan darinya? Apakah Allah mengharamkan minyak  wangi?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah tidak mengharamkan minyak wangi kecuali jika mempunyai  penetrasi yang kuat, sekiranya membentuk unsur seksual bagi lawan jenis, dan  tidak mengharamkan perhiasan biasa, misalnya, cincin yang dipakai wanita di  tangannya ketika ia keluar rumah. Tetapi, wanita tidak boleh menampakkan  perhiasannya seperti kalung dan lain-lainnya, serta semua hal yang memiliki  pengaruh negatif atas keseimbangan fitrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Apa pendapat Islam tentang  usaha mempercantik diri melalui pembedahan dan penggunaan pigmen (zat warna)  yang jelas dan yang tidak jelas?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada larangan bagi wanita untuk  melakukan operasi kecantikan jika ia menemukan sebagian keburukan rupa (cacat)  di tubuhnya. Tapi, hendaklah ia memperhatikan aturan-aturan syariat berkaitan  dengan dokter laki-laki dan dokter perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-5498484464514335944?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/5498484464514335944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/5498484464514335944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/03/batas-batas-kebolehan-bersolek-apa-yang.html' title=''/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-26690751807784746</id><published>2008-03-25T06:31:00.000-07:00</published><updated>2008-03-25T06:33:12.704-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lembar akhwat'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p style="margin: 0px 15px 0px 10px; line-height: 100%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt;font-family:times newroman;color:darkblue;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Bagaimana Busana yang Islami?&lt;/span&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0px 15px 0px 10px; line-height: 100%;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;Apakah  hijab (jilbab) merupakan busana yang mutlak atau yang relatif ditentukan oleh  tradisi ( 'urf)?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hijab dalam syariat mempunyai aturan-aturan tertentu  yang tidak diabaikan oleh tradisi ( 'urf) .Yaitu, hendaklah wanita  menyembunyikan (menutupi) tubuhnya selain wajahnya dan kedua telapak tangannya,  dan ia tidak boleh keluar rumah dengan menampakkan perhiasannya dengan gaya  berdandan seperti orang-orang Jahiliyah dahulu. Adapun mengenai bagaimana bentuk  hijab, dan bagaimana pakaian yang harus dipakainya, maka hal ini kembali kepada  'urf (tradisi) dan kembali kepada wanita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, busana  syar'i (islami) merupakan gaya pakaian yang biasa digunakan di pelbagai negara.  Misalnya, orang-orang Arab menggunakan jubah (al-'ihaah), sedangkan orang-orang  Parsi (Iran) dan selain mereka memakai cadar panjang yang menutupi kepala sampai  kaki (syadur), dan barangkali sebagian mereka menggunakan gaya pakaian syar'i.  Semua masalah ini terserah kepada tradisi-tradisi yang dikenal tentang  .pemakaian hijab di pelbagai negara Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Apakah menurut Anda  terdapat busana hijab yang diutamakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hakikatnya kami tidak  menemukan busana yang diutamakan, tetapi 'ibaah boleh jadi paling tepat sebagai  penutup, karena syadur terkadang menyusahkan wanita dan memerlukan kehati-hatian  penuh, yang demikian ini akan menghambat kebebasan bergerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Apakah  busana yang menampakkan feminin wanita secara seimbang dibenarkan oleh  Islam?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan ini sepertinya tidak dapat dijawab, karena masalah  yang digelindingkan di dalamnya kabur dan tidak jelas. Apa yang membedakan  keseimbangan dengan yang lainnya dalam bidang ini? Sesungguhnya keseimbangan itu  relatif dalam pandangan manusia, apa yang dilihat seseorang sebagai sesuatu yang  seimbang, boleh jadi akan dilihat orang lain sebagai hal yang keluar dari batas  keseimbangan. Ketika kita mempelajari Al-Qur'an berkaitan dengan hal ini, maka  kita akan menemukan tiga masalah: masalah perhiasan, masalah berdandan, dan  masalah "akan berhasrat orang yang di dalam hatinya ada penyakit". (QS.  al-Ahzab: 32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pakaian wanita melampaui tiga masalah tersebut,  dengan pengertian bahwa ia tidak berupa obyek perhiasan, dan tidak berupa  dandanan yang mencolok, serta tidak merangsang syahwat, maka dalam keadaan  seperti itu dapatkan dikatakan bahwa hijab (pakaian wanita) itu sesuai dengan  ketentuan syariat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bagaimana pendapat Islam dengan hijab yang populer  dewasa ini?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh jadi ia adalah bentuk dandanan yang dilarang,  karena secara material ia memang hijab, tetapi secara maknawi ia bukan hijab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Apakah Islam mengharamkan pakaian yang sangat halus?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu  tidak diharamkan, tetapi penggunaan pakaian semacam itu boleh jadi tergolong  berlebih-lebihan (israj) dan terlalu mewah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Apa yang dimaksud dengan  pakaian populer (syiyab as- syuhrah)?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan pakaian  populer biasanya adalah pakaian pria yang digunakan oleh wanita, dan sebaliknya.  Atau pakaian yang tidak umum, yang menimbulkan banyak perhatian, dan seterusnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mengapa Allah SWT melarang menyerupai pakaian kaum kafir pada setiap  zaman?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam menginginkan agar manusia pada umumnya menggunakan  pakaiannya yang alami, baik yang berhubungan dengan pakaian kaum pria atau pun  yang berhubungan dengan pakaian kaum hawa. Dan hendaklah laki-laki tidak  berpakaian dengan pakaian perempuan, dan sebaliknya. Demikian juga sehubungan  dengan pakaian orang-orang kafir yang merupakan ekspresi dari identitas khusus  mereka, karena Islam secara garis besar menginginkan agar kaum Muslim memiliki  ciri khas tersendiri melalui pakaian mereka yang membedakan mereka dari kalangan  lain (non- Muslim -pent.) .Itu tidak berarti bahwa mereka harus menolak pakaian  orang-orang lain. Apabila pakaian orang-orang lain bersifat umum, maka tidak ada  masalah untuk menggunakannya. Adapun bila seorang Muslim memakai pakaian orang  kafir yang menggambarkan ciri khas si kafir dan ciri khas jati dirinya, maka hal  ini tidak dapat dibenarkan. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-26690751807784746?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/26690751807784746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/26690751807784746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/03/bagaimana-busana-yang-islami-apakah.html' title=''/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-8172564179205792227</id><published>2008-03-25T06:06:00.000-07:00</published><updated>2008-03-25T06:30:42.479-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Organisasi'/><title type='text'>Badge dan Logo</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R-j51Hz0QXI/AAAAAAAAABQ/6ZWtYDg6kIs/s1600-h/logo.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 393px; height: 317px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R-j51Hz0QXI/AAAAAAAAABQ/6ZWtYDg6kIs/s320/logo.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5181666062314520946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;Keterangan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;FOSKI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;,      merupakan nama dari organisasi, kependekan dari &lt;b style=""&gt;Forum Studi dan Kreatifitas Islam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Gambar      buku, ciri salah satu motto kami yakni Belajar. Di organisasi ini bukan      hanya berisikan tentang pengajian, namun Islam juga menyerukan untuk tetap      mencari ilmu meski hingga ke ujung dunia.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Cahaya      dan SKI, cahaya merupakan logo dari Berfikir juga merupakan salah satu      motto kami. Bahwa Islam selalu bercahaya terang kapanpun, dimanapun dan      disetiap waktu. SKI, adalah Sie Kerohanian Islam, merupakan organisasi      yang ada di setiap sekolah.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Tasbih,      juga merupakan salah satu symbol dari motto kami, yakni Berdzikir. Islam      mengajarkan kepada setiap insan di dunia untuk senantiasa berdzikir      dimanapun kita berada agar selalu ingat kepada Alloh SWT.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Tangan,      &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kita sebagai pemuda penerus agama,      generasi muslim yang tertopang di tangan kita, kitalah yang memegang      kekuatan penuh sebagai pemuda Islam.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Jangkar,      merupakan symbol bahwa organisasi ini bernaung di masjid&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;At-Taqwa SMKN Perkapalan      Sidoarjo.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Simpul      tali, bahwa umat manusia hidup bersama untuk saling membantu, dan      senantiasa menjaga persaudaraan, dan kebersamaan.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Warna      bendera merah putih, bendera Negara &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Nama      sekolah, SMKN Perkapalan.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Nama      Kabupaten, Sidoarjo.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Warna      hijau muda, merupakan symbol dari warna yang natural yang mana      menggambarkan sosok warna kesejukan hati dari remaja Muslim se-Dunia.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Warna      hitam, bahwa sisi gelap dari seorang muslim haruslah di tempatkan di      tempat yang paling kecil dari pikiran, hati dan jiwa kita, bahkan harusnya      jangan sampai timbul dalam diri kita.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-8172564179205792227?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/8172564179205792227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/8172564179205792227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/03/badge-dan-logo.html' title='Badge dan Logo'/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R-j51Hz0QXI/AAAAAAAAABQ/6ZWtYDg6kIs/s72-c/logo.bmp' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-750351694132878007</id><published>2008-03-21T02:08:00.000-07:00</published><updated>2008-03-21T02:09:03.943-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kolom puisi'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family:comic sans ms,sand;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;Mukadimah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sedalam-dalamnya cinta antara engkau dan dia, sesungguhnya tiada yang dapat mengalahkan &lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;Cinta-Nya&lt;/span&gt;. Yang &lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;begitu indah, besar, suci, putih, dan memberi segala nikmat&lt;/span&gt;. Termasuk nikmat fikiran ini untuk &lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;dapat menuliskan, menginspirasikan, memikirkan&lt;/span&gt; setiap kata-kata yang begitu banyak mengandung arti dan makna. &lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;Sejenak&lt;/span&gt; aku &lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;berfikir&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;merangkai kata&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;Mencoba untuk yang terindah&lt;/span&gt;."&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-750351694132878007?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/750351694132878007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/750351694132878007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/03/mukadimah-sedalam-dalamnya-cinta-antara.html' title=''/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-8773374049587569595</id><published>2008-03-21T02:07:00.001-07:00</published><updated>2008-03-21T02:07:57.388-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kolom puisi'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,times;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new,courier;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:#0000ff;"&gt;Seindah itu....&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:#0000ff;"&gt;Senyuman&lt;/span&gt; indah terbentuk dalam setiap angan&lt;br /&gt;yang memberi keindahan dalam setiap angan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:#0000ff;"&gt;Seindah itu Alloh&lt;/span&gt; menciptakan senyuman indah itu&lt;br /&gt;dan tiada tara memberi kesejukan dalam setiap hariku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:#0000ff;"&gt;Tetaplah ingat&lt;/span&gt; akan apa yang di berikan Alloh kepada setiap hambanya&lt;br /&gt;Senyuman sahabat yang &lt;span style="font-size:100%;color:#0000ff;"&gt;begitu indah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Senyuman sahabat yang &lt;span style="font-size:100%;color:#0000ff;"&gt;meluluhkan jiwa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Senyuman sahabat yang &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;menenyegarkan dahaga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:#0000ff;"&gt;Seindah itu.................&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Senyuman yang di berikan kepada setiap umat manusia&lt;br /&gt;untuk saling mengenal sesama&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:#0000ff;"&gt;membentuk sillaturrahmi&lt;/span&gt; diantara kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan &lt;span style="font-size:100%;color:#0000ff;"&gt;Alloh menjaga&lt;/span&gt; setiap...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:#0000ff;"&gt;Senyuman&lt;/span&gt; yang terukir &lt;span style="font-size:100%;color:#0000ff;"&gt;dari mulut&lt;/span&gt; kita&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:#0000ff;"&gt;untuk sahabat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-8773374049587569595?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/8773374049587569595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/8773374049587569595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/03/seindah-itu.html' title=''/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-6779641409796318522</id><published>2008-03-21T02:05:00.000-07:00</published><updated>2008-03-21T02:06:36.791-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kolom puisi'/><title type='text'>Keagungan Illahi</title><content type='html'>&lt;i&gt;Ratu malam sang rembulan&lt;br /&gt;Raja siang sang matahari&lt;br /&gt;Keduanya selalu bertentangan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarik menarik&lt;br /&gt;Dorong mendorong&lt;br /&gt;Saling menguasai,&lt;br /&gt;Seolah selalu bertanding tiada henti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada yang kalah&lt;br /&gt;Tak ada yang menag,&lt;br /&gt;Karena dengan kedua sifat yang bertentangan ini&lt;br /&gt;Seluruh alam semesta bergerak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia berputar,&lt;br /&gt;Saling mengisi,&lt;br /&gt;Yang satu melengkapi yang lain&lt;br /&gt;Tanpa yang satu&lt;br /&gt;Takkan ada yang lain,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang dan malam&lt;br /&gt;Terang dan gelap&lt;br /&gt;BAik dan jahat&lt;br /&gt;Tanpa yang satu,&lt;br /&gt;Apakah yang lain itu akan ada?&lt;br /&gt;Tanpa adanya gelap,&lt;br /&gt;Dapatkah kita mengenal terang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sebuah kenyataan&lt;br /&gt;Yang telah dikenhendaki Allah&lt;br /&gt;Tanpa kehendaknya, takkan terjadi apa-apa&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-6779641409796318522?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/6779641409796318522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/6779641409796318522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/03/keagungan-illahi.html' title='Keagungan Illahi'/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-3410267651729729542</id><published>2008-03-21T02:00:00.000-07:00</published><updated>2008-03-21T02:01:19.823-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kolom puisi'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;SENDIRI ITU...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,times;"&gt;seketika diri ini menjadi sunyi...&lt;br /&gt;Hidup ini serasa sendiri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam dingin kini yang menyalimuti...&lt;br /&gt;memberikan arti hidup yang begitu redup...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meski sekalipun banyak di antara kita merasakan bahagia...&lt;br /&gt;namun selalu diri ini yang selalu merasakan sendiri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sendiri itu...&lt;br /&gt;hanya membuat kita semakin sendirian...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan sekali-kali menjauh dari mereka...&lt;br /&gt;yang akan menjadi teman untuk hidupmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sendiri itu...&lt;br /&gt;menyedihkan...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-3410267651729729542?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/3410267651729729542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/3410267651729729542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/03/sendiri-itu.html' title=''/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-4605827185519311914</id><published>2008-03-21T01:59:00.000-07:00</published><updated>2008-03-21T02:00:14.644-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kolom puisi'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new,courier;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;Suatu Hal...&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new,courier;font-size:100%;color:#99cc00;"&gt;Kumenatap langit malam&lt;br /&gt;Begitu terang penuh kerlip bintang&lt;br /&gt;Memberi secarik Cinta yang menusuk jiwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inginku terbang kelangit kelam&lt;br /&gt;Untuk menggapai bintang yang penuh dengan harapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seputih cinta yang tak terkalahkan&lt;br /&gt;oleh gelap dan redupnya jiwa yang kelam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-4605827185519311914?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/4605827185519311914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/4605827185519311914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/03/suatu-hal.html' title=''/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-1983214577107439382</id><published>2008-03-21T01:57:00.000-07:00</published><updated>2008-03-21T01:58:45.357-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kolom puisi'/><title type='text'>Wajahmu</title><content type='html'>Mungkin kau berencana pergi,&lt;br /&gt;seperti ruh manusia&lt;br /&gt;tinggalkan dunia membawa hampir semua&lt;br /&gt;kemanisan diri bersamanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau pelanai kudamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau benar-benar harus pergi&lt;br /&gt;Ingat kau punya teman disini yang setia&lt;br /&gt;rumput dan langit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kukecewakan dirimu ?&lt;br /&gt;Mungkin kau tengah marah&lt;br /&gt;Tetapi ingatlah malam-malam&lt;br /&gt;yang penuh percakapan,&lt;br /&gt;karya-karya bagus,&lt;br /&gt;melati-melati kuning di pinggir laut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krinduan, ujar Jibril&lt;br /&gt;&lt;i&gt;biarlah demikian&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Syam-i Tabriz,&lt;br /&gt;Wajahmu adalah apa yang coba diingat-ingat lagi oleh setiap agama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku telah mendobrak kedalam kerinduan,&lt;br /&gt;Penuh dengan nestapa yang telah kurasakan sebelumnya&lt;br /&gt;tapi tiada semacam ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang inti penuntun pada cinta&lt;br /&gt;Jiwa membantu sumber ilham&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pegang erat sakit istimewamu ini&lt;br /&gt;Ia juga bisa membawamu pada Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugasku adalah membawa cinta ini&lt;br /&gt;sebagai pelipur untukmereka yang kangen kamu,&lt;br /&gt;untuk pergi kemanapun kaumelangkah&lt;br /&gt;dan menatap lumpur-lumpur&lt;br /&gt;yang terinjak olehmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;muram cahaya mentari,&lt;br /&gt;pucat dingding ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta menjauh&lt;br /&gt;Cahayanya berubah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata ku perlu keanggunan&lt;br /&gt;lebih dari yang kupikirkan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-1983214577107439382?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/1983214577107439382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/1983214577107439382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/03/wajahmu.html' title='Wajahmu'/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-1048551146940323416</id><published>2008-03-21T01:50:00.000-07:00</published><updated>2008-03-21T01:56:15.746-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kolom puisi'/><title type='text'>bayang-bayang Nabi</title><content type='html'>Ya Rasulullah, apa yang harus dilakukan para pemimpin ?&lt;br /&gt;"Membela yang lemah dan membantu yang miskin" jawab Nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rasulullah, apa yang harus dilakukan ulama ?&lt;br /&gt;Memberi contoh yang baik dan mendukung pemimpin&lt;br /&gt;YAng membela orang - arang lemah" jawabnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rasulullah ... apa yang harus dilakukan orang-orang lemah dan miskin ?&lt;br /&gt;"Bersabarlah, dan tetplah bersabar&lt;br /&gt;Jangan kau lihat pemimpinmu yang suka harta&lt;br /&gt;Jangan kau ikuti ulamamu yang mendekati mereka&lt;br /&gt;Jangan kau temani orang-orang yang menjilat mereka&lt;br /&gt;Jangan kau lepaskan pandanganmu dari para pemimpin dan ulama yang hidupnya juhud dari harta"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya RAsulullah... Pemimpin seperti itu sudah tidak ada&lt;br /&gt;Ulama seperti itu sudah menghilang entah kemana&lt;br /&gt;Yang tersisa adalah pemimpin serakah&lt;br /&gt;Yang tertinggal adalah ulama-ulama yang tama'&lt;br /&gt;Banyak rakyat yang mengikuti keserakahan mereka&lt;br /&gt;Ummat banyak yang meneladani ketamakan mereka !&lt;br /&gt;Apa yang harus aku lakukan, Ya... RAsulullah !&lt;br /&gt;Siapa yang harus aku angkat jadi pemimpin ?&lt;br /&gt;Siapa yang harus aku ikuti fatwa-fatwanya ?&lt;br /&gt;Siapa yang harus aku jadikan teman setia ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai ummatku...&lt;br /&gt;Tinggalkan mereka semua&lt;br /&gt;Dunia tidak akan bertambah baik sebab mereka&lt;br /&gt;Bertemanlah dengan anak dan istrimu saja&lt;br /&gt;Karena Allah menganjurkan, &lt;i&gt;"Wa 'asiruhunna bil ma'ruf"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Ikutilah fatwa hatimu&lt;br /&gt;Karena hadits mengatakan, &lt;i&gt;"Istafti qalbaka, wa in aftaukan nas waftauka waftauka"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Dan angkatlah dirimu menjadi pemimpin&lt;br /&gt;Bukankah, &lt;i&gt;"Kullulkum Ra'in, ea kullukum masulun 'an ra'iyyatihi ?"&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-1048551146940323416?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/1048551146940323416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/1048551146940323416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/03/bayang-bayang-nabi.html' title='bayang-bayang Nabi'/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-8091820869458198129</id><published>2008-03-21T01:16:00.000-07:00</published><updated>2008-03-21T01:43:17.007-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Organisasi'/><title type='text'>Sedikit Tentang FOSKI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R-Nu9nz0QWI/AAAAAAAAABI/XpZdAuQZoww/s1600-h/untitled.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 127px; height: 185px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R-Nu9nz0QWI/AAAAAAAAABI/XpZdAuQZoww/s320/untitled.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5180106001343594850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Assalamu'alaikum wr. wb.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FOSKI&lt;/span&gt; merupakan salah satu organisasi di SMKN 3 Buduran yang berjalan di bidang keagamaan, keimanan dan ketaqwaan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ISLAM&lt;/span&gt;, yang mana insya Alloh akan mencetak generasi muda khususnya siswa SMKN 3 Buduran, untuk menjadi tenaga terampil yang tangguh serta mampu melaksanakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ISLAM&lt;/span&gt; secara &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kaffah&lt;/span&gt;. Organisasi yang awalnya bernama &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Forum Remaja Masjid&lt;/span&gt; yang kemudian pada tahun 1996 menjadi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Forum Studi dan Kreatifitas Islam (FOSKI) &lt;/span&gt;yang tidak lain bernaung di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Masjid At-Taqwa SMKN 3 Buduran (PERKAPALAN) Sidoarjo.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu kedalam Islam secara kaffah, janganlah kamu turut langkah-langkah syetan, karena dia adalah musuh yang nyata bagimu."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(QS. Al-Baqarah:208)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Visi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebagai wadah siswa untuk bersama dengan sekolah membentuk siswa yang  berkualitas iman dan taqwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Misi &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;font-size:130%;" &gt; Mengadakan kegiatan Keagamaan dalam rangka peringatan hari besar ISLAM&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;font-size:130%;" &gt;Melakukan pembinaan berkelanjutan untuk menghasilkan siswa yang berkualitas iman dan taqwa yang baik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Motto&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Belajar, Berfikir, Berdzikir&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: times new roman;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-8091820869458198129?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/8091820869458198129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/8091820869458198129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/03/sedikit-tentang-foski.html' title='Sedikit Tentang FOSKI'/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1b0TX7QJ8kc/R-Nu9nz0QWI/AAAAAAAAABI/XpZdAuQZoww/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-6109556344415544105</id><published>2008-03-21T00:50:00.000-07:00</published><updated>2008-03-21T00:55:56.656-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lembar akhwat'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt;font-family:times newroman;color:darkblue;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family: lucida grande;"&gt;Apa Yang Menghalangimu Untuk Belum Berhijab Wahai Saudariku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;  &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hijab adalah pakaian wanita muslim yang menutup bagian  kepala sampai dengan kaki (termasuk didalamnya jilbab/tudung dan pakaian yang  longgar tidak memperlihatkan lekuk tubuh). Bagi orang awam, masalah hijab  mungkin dianggap masalah sederhana. Padahal sesungguhnya, ia adalah masalah  besar. Karena ia adalah perintah Allah SWT yang tentu didalamnya mengandung  hikmah yang banyak dan sangat besar. Ketika Allah SWT memerintahkan kita suatu  perintah, Dia Maha Mengetahui bahwa perintah itu adalah untuk kebaikan kita dan  salah satu sebab tercapainya kebahagiaan, kemuliaan dan keagungan  wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti firman Allah SWT: "Hai Nabi, katakan kepada  istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin untuk  mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka, yang demikian itu supaya mereka  lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak digangguÂ”.(QS. Al  Ahzab:59)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam pernah bersabda: "Akan ada di  akhir umatku kaum lelaki yang menunggang pelana seperti layaknya kaum lelaki,  mereka turun di depan pintu masjid, wanita-wanita mereka berpakaian (tetapi)  telanjang, diatas kepala mereka (terdapat suatu) seperti punuk onta yg lemah  gemulai. Laknatlah mereka! Sesunggunya mereka adalah wanita -wanita  terlaknat."(Diriwayatkan oleh Imam Ahmad(2/33))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Nabi Shallallahu  'Alaihi Wasallam juga pernah bersabda: “Dua kelompok termasuk penghuni Neraka,  Aku (sendiri) belum pernah melihat mereka, yaitu seperti orang yg membawa cemeti  seperti ekor sapi, dengannya mereka mencambuki manusia dan para wanita yg  berpakaian (tetapi ) telanjang, bergoyang berlenggak lenggok, kepala mereka (ada  suatu) seperti punuk unta yg bergoyang goyang. Mereka tentu tidak akan masuk  Surga, bahkan tidak mendapat baunya. Dan sesungguhnya bau Surga itu tercium dari  jarak perjalanan sekian dan sekian."(HR. Muslim, hadits no. 2128).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimasa  kini banyak alasan atau sebab yang sering dijadikan alasan mengapa para wanita  enggan untuk berhijab, diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;1. Belum mantap&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bila  ukhti/saudari berdalih dengan syubhat ini hendaknya bisa membedakan antara dua  hal. Yakni antara perintah Tuhan dengan perintah manusia. Selagi masih dalam  perintah manusia, maka seseorang tidak bisa dipaksa untuk menerimanya. Tapi bila  perintah itu dari Allah SWT tidak ada alasan bagi manusia untuk mengatakan saya  belum mantap, karena bisa menyeret manusia pada bahaya besar yaitu keluar dari  agama Allah SWT sebab dengan begitu ia tidak percaya dan meragukan kebenaran  perintah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman Allah: "Dan tidak patut bagi  lelaki mukmin dan wanita mukminah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan  suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan yang lain tentang urusan mereka.  Dan barangsiapa mendurhakai Allah SWT dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia telah  sesat, sesat yang nyata.” (QS. Al-Ahzab: 36)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;2. Iman itu letaknya di  hati bukan dalam penampilan luar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Para ukhti/saudari yang belum berhijab  berusaha menafsirkan hadist, tetapi tidak sesuai dengan yang dimaksudkan,  seperti sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasalam: “Sesungguhnya Allah SWT tidak  melihat pada bentuk-bentuk (lahiriah) dan harta kekayaanmu tapi Dia melihat pada  hati dan amalmu sekalian.”(HR. Muslim, Hadist no. 2564 dari Abu  Hurairah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampaknya mereka menggugurkan makna sebenarnya yang dibelokkan  pada kebathilan. Memang benar Iman itu letaknya dihati tapi Iman itu tidak  sempurna bila dalam hati saja. Iman dalam hati semata tidak cukup menyelamatkan  diri dari Neraka dan mendapat Surga. Karena definisi Iman Menurut jumhur ulama  Ahlus Sunnah wal Jama'ah: "keyakinan dalam hati, pengucapan dengan lisan, dan  pelaksanaan dengan anggota badan". Dan juga tercantum dalam Al-Quran setiap kali  disebut kata Iman, selalu disertai dengan amal, seperti: "Orang yg beriman dan  beramal shalih....". Karena amal selalu beriringan dengan iman, keduanya tidak  dapat dipisah-pisahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;3. Allah belum memberiku  hidayah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ukhti/saudari yang seperti ini terperosok dalam kekeliruan yang  nyata. Karena bila orang yang menginginkan hidayah, serta menghendaki agar orang  lain mendo'akan dirinya agar mendapatkannya, ia harus berusaha keras dengan  sebab-sebab yang bisa mengantarkannya sehingga mendapatkan hidayah tersebut.  Seperti firman Allah SWT: "Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum  sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.Â” (QS.  Ar-Ra'd: 11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu wahai uhkti/saudari, berusahalah mendapatkan  sebab-sebab hidayah, niscaya Anda mendapatkan hidayah tersebut dengan izin Allah  SWT. Diatara usaha itu adalah berdo'a agar mendapat hidayah, memilih kawan yang  shalihah, selalu membaca, mempelajari dan merenungkan Kitab Allah, mengikuti  majelis dzikir dan ceramah agama dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;4.Takut tidak laku nikah&lt;/span&gt;  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Syubhat ini dibisikkan oleh setan dalam jiwa karena perasaan bahwa para  pemuda tidak akan mau memutuskan untuk menikah kecuali jika dia telah melihat  badan, rambut, kulit, kecantikan dan perhiasan sang gadis. Meskipun kecantikan  merupakan salah satu sebab paling pokok dalam pernikahan, tetapi ia bukan  satu-satunya sebab dinikahinya wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu Â‘Alaihi  Wasallam bersabda: "Wanita itu dinikahi karena empat hal; yaitu karena harta,  keturunan, kecantikan dan agamanya. Dapatkanlah wanita yg berpegang teguh dengan  agama,(jika tidak) niscaya kedua tanganmu berlumur debu". (HR. Al Bukhari,  kitaabun nikah,9/115).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;5. Ia masih belum Dewasa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya  para wali, baik ayah atau ibu yang mencegah anak puterinya berhijab, dengan  dalih karena masih belum dewasa, mereka mempunyai tanggung jawab yang besar  dihadapan Allah SWT pada hari Kiamat. Karena menurut syariat ketika seorang  gadis mendapatkan Haidh, seketika itu pula ia wajib untuk berhijab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;6.  Orang tuaku dan suamiku melarang berhijab&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dasar permasalahan ini adalah  bahwa ketaatan kepada Allah SWT harus didahulukan daripada keta’atan kepada  mahluk siapa pun dia. Seperti dalam hadits shahih  disebutkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"sesungguhnya ketaatan itu hanya dalam kebaikan."(HR. Al  Bukhari dan Muslim). Dan sabda Rasul dalam hadist lainnya: "Dan tidak boleh  ta'at kepada mahluk dengan mendurhakai (bermaksiat) kepada Al-Khaliq." (HR. Imam  Ahmad, hadits ini shahih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu wahai ukhti yang belum berhijab,  semoga tulisan ini mejadi pembuka hati yang terkunci, menggetarkan perasaan yg  tertidur, sehingga bisa mengembalikan segenap akhwat yang belum menta’ati  perintah berhijab, kepada fitrah yang telah diperintahkan Allah SWT. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dikutip dari buku terjemahan yg berjudul asli Ila Ukhti Ghairil  Muhajjabah Mal Maani'u Minal Hijab? oleh Syaikh Abdul Hamid Al Bilaly). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu A’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-6109556344415544105?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/6109556344415544105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/6109556344415544105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/03/apa-yang-menghalangimu-untuk-belum.html' title=''/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-7872292655893445993</id><published>2008-03-21T00:48:00.000-07:00</published><updated>2008-03-21T00:50:11.339-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oase'/><title type='text'>ada apa dengan CINTA</title><content type='html'>&lt;table id="AutoNumber1" style="border-width: 0px; border-collapse: collapse;color:#111111;" border="1" border cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="border: medium none ;" width="94%"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;font-family:Garamond;color:#008000;"  &gt;Ada Apa Dengan Cinta &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="border: medium none ;" colspan="2" width="100%"&gt;&lt;span style="font-size: 6pt;"&gt; &lt;img src="../Wvline.GIF" border="0" height="6" width="550" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 100%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Garamond;"&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, tiga tahun yang lalu, saya  sedang bete berat. Entah mengapa, dunia terasa sempit, sumpek dan menyebalkan.  Padahal banyak pekerjaan yang mestinya saya selesaikan. Laporan praktikum yang  bertumpuk, makalah-makalah serta seabrek PR dari banyak organisasi yang  kebetulan saya ikuti. Dalam perjalanan pulang menuju kost, mata saya tiba-tiba  tertumbuk pada sebuah wartel. Tanpa tahu mau menelepon siapa dan untuk apa  menelepon, saya dengan linglung memasuki salah satu kabin. Sebuah nomor  tiba-tiba terpencet otomatis. 8411063! “Assalamu’alaikum…” sebuah suara yang  mendadak terasa merdu terdengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti ada suntikan kesegaran yang  luar biasa, mendadak semangat saya bangkit. Percakapan yang mengalir begitu saja  telah mengubah dunia yang tadinya abu-abu menjadi penuh warna. Pemilik suara itu  adalah seorang sahabat yang sangat dekat dengan saya. Meskipun jarang bertemu,  kami yakin, ada cinta yang menginspirasikan berbagai ide mulai dari yang  sederhana sampai briliyan. Cinta itu yang kami yakini menjadi pemotivator dari  setiap langkah yang kian hari kian berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, Cinta…&lt;br /&gt;Saya selalu  terpana dengan cinta. Membuat pikiran ini dengan susah payah membayangkan  seorang Abu Bakar yang tiba-tiba berlari kesana kemari, kadang ke depan, ke  samping, lantas tiba-tiba ke belakang rasulullah. Saat itu mereka sedang dalam  perjalanan hijrah menuju Madinah. Di belakang, orang-orang kafir Quraisy  mengejar, bermaksud membunuh Muhammad SAW. Tentu saja sang nabi terheran-heran.  Beliau pun bertanya dan dijawab oleh Abu Bakar, bahwa ketika ia melihat musuh  ada di belakang, maka Abu Bakar berlari ke belakang. Jika musuh di depan, Abu  Bakar lari ke depan, dan seterusnya. Abu Bakar siap menjadi tameng buat  rasulullah. Agar jika ada musuh menyerang, ia lah yang lebih dulu menerimanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah cinta. Sama seperti ketika mereka akhirnya kecapekan dan  menemukan sebuah gua. Abu Bakar melarang Rasul masuk sebelum ia membersihkan  terlebih dulu. Saat membersihkan, Abu Bakar melihat 3 buah lubang. Satu lubang  ia tutup dengan sobekan kain bajunya, lalu yang dua ia tutup dengan ibu jari  kakinya. Rasul pun tidur di pangkuan Abu Bakar. Pada saat itulah, Abu Bakar  merasakan kesakitan yang luar biasa. Ia digigit ular. Namun ia tidak mau  membangunkan Rasul dan terus menahan sakit hingga air matanya menetes. Tetesan  itu menimpa rasul dan terbangunlah beliau. Berkat mukzizat Rasul, sakit itu pun  berhasil disembuhkan. (Sumber, ‘Berkas-berkas Cahaya Kenabian’, Ahmad Muhammad  Assyaf).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada apa dengan cinta? Kalau Mbak Izzatul Jannah (salah seorang  teman dekat juga) menjawab, “ada energi disana”. Saya sepakat dengan pendapat  itu. Bukan karena beliau adalah teman dekat, tetapi karena saya telah  merasakannya. Dan saya ingin berbagai cahaya dengan kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cinta  Positif vs Cinta Negatif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur, saya mungkin kurang ngeh jika bicara  masalah cinta, karena saya belum menikah. (He…he, mohon doanya ya…). Saya pun  alhamdulillah belum sempat pacaran, karena Allah keburu ‘menyesatkan’ saya dari  jalan kemaksiatan menuju jalan yang terang benderang, jalan yang kita yakini  bersama kebenaran dan keindahannya. Namun justru itulah, saya lantas menikmati  cinta yang sejati. Lewat para sahabat yang mengantarkan diri ini semakin hari  semakin berkarat (maksudnya kadar karatnya makin tinggi, seperti logam mulia itu  lho…) alias semakin baik. Serta tidak ketinggalan, cinta kepada sang pemberi  kehidupan alias cinta hakiki yang tertinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang sahabat pernah  bernasyid di depan saya, menukil sebuah nasyid yang dipopulerkan oleh SNADA. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin kukatakan, arti cinta kepada dirimu dinda&lt;br /&gt;Agar kau mengerti,  arti sesungguhnya&lt;br /&gt;Tak akan terlena dan terbawa, alunan bunga asmara&lt;br /&gt;Yang  kan membuat dirimu sengsara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta suci luar biasa, rahmat sang  pencipta&lt;br /&gt;Kepada semua hamba-hambanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah kau berpaling dari  cinta&lt;br /&gt;Cinta dari sang maha pencipta&lt;br /&gt;Kau pasti tergoda…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyanyian  itu membuat saya merenung panjang lebar. Yups, ketemu deh. Ada cinta positif,  ada juga cinta negatif. Jika cinta adalah energi, maka akan muncul pula energi  positif dan energi negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya energi membuat semua terasa ringan.  Dengan energi, gampang saja si Edo misalnya, menghajar serombongan preman yang  mengusili pacarnya, Dewi. Konon cinta bisa membuat si penakut menjadi pemberani.  Dengan energi pula puasa ramadhan terasa begitu indah, meskipun sebulan penuh  kita diperintahkan untuk tidak makan dan minum dari terbit hingga terbenam  matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kendali, itu kuncinya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Energi itu akan di  dihasilkan oleh reaktor hati, pembedanya adalah faktor pengendali. PLTN adalah  sebuah tempat berlangsungnya reaksi nuklir yang terkendali, sehingga energi yang  dilepaskan dapat menjadi komponen yang berfungsi untuk manusia. Itu energi  positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika reaksi nuklir tidak terkendali, bayangkanlah ledakan bom  atom di Hiroshima dan Nagasaki yang menewaskan ratusan ribu manusia dan  menimbulkan kerugian yang luar biasa. Itu energi negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena reaktor  tersebut adalah hati, maka semua manusia pasti memilikinya. Positif atau negatif  tergantung pada pengendalian manusia tersebut terhadap hati yang dimiliki.  Seperti sabda rasulullah SAW :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Inna fii jasadi mudhghotan Idza sholuhat  sholuhal jasadu kulluhu. Waidza fasadat fasadal jasadu kulluhu. Alaa wahiyal  qolbu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya dalam jasad ada segumpal daging. Jika ia baik, maka  baiklah seluruhnya. Jika ia rusak, maka rusaklah seluruhnya. Ingatlah bahwa ia  adalah hati. (HR Bukhari Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cinta Negatif, Apaan  tuh?!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah cinta yang dialirkan dari energi tak terkendali. Ini  nich, cinta yang merusak. Terlahir dari syubhat dah syahwat. Ngakunya moderat,  padahal kuno berat. Bagaimana tidak kuno, cinta yang lahir dari syahwat mulai  ada sejak jaman bauhela, bagaimana mungkin orang yang tidak pacaran disebut  sebagai ‘ketinggalan jaman?’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta negatif kini telah membanjiri  pasaran, menebar kemadhorotan. Remaja gelagapan dan tidak tahu jalan, akhirnya  ikut-ikutan. Pacaran, free sex, kumpul kebo, selingkuh… mendadak jadi tren.  Secara normatif, semua perempuan tidak mau melihat lelaki yang dicintai  ngabuburit dengan perempuan lain. Namun anehnya, ia malah berdandan seseksi  mungkin agar lelaki lain tertarik padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mana bisa kesetiaan  dipertahankan jika syahwat dikedepankan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau tahu korban dari cinta  negatif? Kerusakan moral. Yap! Survey di Yogyakarta menyebutkan 97,05% mahasiswa  di Yogya tidak perawan, Survey itu dilakukan kepada 1660 responden dan hanya 3  orang yang mengaku belum melakukan aktivitas seks termasuk masturbasi!  Astaghfirullah. Terlepas dari pro dan kontra tentang kashahihan hasil survey  itu, jelas… data yang tercatat menunjukan sebuah ketakutan yang luar biasa bagi  para orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya ke Yogya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta negatif  telah menjelma menjadi teroris! Bukan hanya cinta yang mengeksploitasi seks,  juga cinta kepada tahta dan harta yang membuat manusia berubah menjadi serigala  yang sanggup tertawa-tawa ketika mengunyah bangkai rekan sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Menggapai Cinta Positif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta positif adalah cinta yang  frame-nya adalah cinta karena Allah. Cinta kepada Allah sebagai cinta yang  hakiki, sedang cinta kepada selain Allah dilaksanakan dalam rangka ketaatan  kepada Allah. Jika diatas disebutkan bahwa kata kuncinya adalah ‘kendali hati’,  maka jelas, untuk menggapai cinta positif, hati harus pertama kali ditundukan.  Jika hati telah ditundukkan maka akan bisa kita kendalikan. Jika hati  terkendali, yakin deh, seluruh jasad dan akal kita pun mampu selaras dengan sang  panglimanya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bahasa Pena?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika cinta adalah  energi, maka yang terlahir dari cinta adalah produktivitas. Pena hanya salah  satu dari banyak pilihan, tergantung pada potensi masing-masing. Saya memilih  pena karena profesi saya adalah seorang penulis. Karena bingkai kecintaan itu  adalah cinta kepada Allah, maka saya akan menjadikan tarian pena saya sebagai  ekspresi kecintaan kepada Allah. Serupa tapi tak sama akan dialami oleh  teman-teman yang mahir dibidang lain, memasak, memprogram komputer dan  sebagainya. Bukti cinta itu adalah produktivitas. So, jika kita tidak produktif,  berarti tidak ada energi yang menggerakan, yang ujung-ujungnya, kamu tidak punya  cinta. Kasiaaan deh Luuu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada apa dengan cinta? Jawabnya : ada energi.  Muaranya, produktivitas, optimalisasi potensi. Tentu saja yang kita usahakan  adalah cinta positif, sehingga produktivitas yang tercetak adalah produktivitas  yang positif pula.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-7872292655893445993?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/7872292655893445993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/7872292655893445993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/03/ada-apa-dengan-cinta.html' title='ada apa dengan CINTA'/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7099955871208085643.post-526592149662464208</id><published>2008-03-21T00:43:00.000-07:00</published><updated>2008-03-21T00:47:58.817-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oase'/><title type='text'>7 ciri orang ' sok tau '</title><content type='html'>&lt;table id="AutoNumber1" style="border-width: 0px; border-collapse: collapse;color:#111111;" border="1" border cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="border: medium none ;" width="94%"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;font-family:Garamond;color:#008000;"  &gt;7 Ciri 'Sok Tahu' &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="border: medium none ;" colspan="2" width="100%"&gt;&lt;span style="font-size: 6pt;"&gt; &lt;img src="../Wvline.GIF" border="0" height="6" width="550" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 100%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Garamond;"&gt;&lt;br /&gt;'Sok tahu' pada dasarnya adalah "merasa  sudah cukup berpengetahuan" padahal sebenarnya kurang tahu. Masalahnya, orang  yang sok tahu biasanya tidak menyadarinya. Lantas, bagaimana kita tahu bahwa  kita 'sok tahu'? Mari kita mengambil hikmah dari Al-Qur'an. Ada beberapa ciri  'sok tahu' yang bisa kita dapatkan bila kita menggunakan perspektif surat  al-'Alaq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Enggan Membaca&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika disuruh malaikat  Jibril, "Bacalah!", Rasulullah Saw. menjawab, "Aku tidak bisa membaca." Lalu  malaikat Jibril menyampaikan lima ayat pertama yang memotivasi beliau untuk  optimis. Adapun orang yang 'sok tahu' pesimis akan kemampuannya. Sebelum  berusaha semaksimal mungkin, ia lebih dulu berdalih, "Ngapain baca-baca teori.  Mahamin aja sulitnya minta ampun. Yang penting prakteknya 'kan?" Padahal, Allah  pencipta kita itu Maha Pemurah. Ia mengajarkan kepada kita apa saja yang tidak  kita ketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disisi lain, ada pula orang Islam yang terlalu optimis  dengan pengetahuannya, sehingga enggan memperdalam. Katanya, misalnya, "Ngapain  baca-baca Qur'an lagi. Toh udah khatam 7 kali. Mending buat kegiatan lain aja."  Padahal, Al-Qur'an adalah sumber dari segala sumber ilmu, sumber 'cahaya' yang  tiada habis-habisnya menerangi kehidupan dunia. Katanya, misalnya lagi, "Ngapain  belajar ilmu agama lagi, toh sejak SD hingga tamat kuliah udah diajarin terus."  Padahal, 'ilmu agama' adalah ilmu kehidupan dunia-akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Enggan  Menulis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang sok tahu terlalu mengandalkan kemampuannya dalam  mengingat-ingat dan menghafal pengetahuan atau ilmu yang diperolehnya. Ia enggan  mencatat. "Ngerepotin," katanya. Seolah-olah, otaknya adalah almari baja yang  isinya takkan hilang. Padahal, sifat lupa merupakan bagian dari ciri manusia.  Orang yang sok tahu enggan mencatat setiap membaca, menyimak khutbah, kuliah,  ceramah, dan sebagainya. Padahal, Allah telah mengajarkan penggunaan pena kepada  manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, ada pula orang yang kurang mampu menghafal dan  mengingat-ingat pengetahuan yang diperolehnya, tapi ia merasa terlalu bodoh  untuk mampu menulis. "Susah," katanya. Padahal, merasa terlalu bodoh itu  jangan-jangan pertanda kemalasan. Emang sih, kalo nulis buat orang lain, kita  perlu ketrampilan tersendiri. Tapi, bila nulis buat diri sendiri, bukankah kita  gak bakal kesulitan nulis 'sesuka hati'? Apa susahnya nulis di buku harian,  misalnya, "Tentang ciri sok tahu, lihat al-'Alaq!"?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Membanggakan  Keluasan Pengetahuan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang sok tahu membanggakan kepintarannya  dengan memamerkan betapa ia banyak membaca, banyak menulis, banyak mendengar,  banyak berceramah, dan sebagainya tanpa menyadari bahwa pengetahuan yang ia  peroleh itu semuanya berasal dari Allah. Ia mengira, prestasi yang berupa  luasnya pengetahuannya ia peroleh berkat kerja kerasnya saja. Padahal,  terwujudnya pengetahuan itu pun semuanya atas kehendak-Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ia  suka meminjam atau membeli buku sebanyak-banyaknya, tetapi membacanya hanya  sepintas lalu atau malah hanya memajangnya. Ia merasa punya cukup banyak wawasan  tentang banyak hal. Ia tidak merasa terdorong untuk menjadi ahli di bidang  tertentu. Kalau ia menjadi muballigh 'tukang fatwa', semua pertanyaan ia jawab  sendiri langsung walau di luar keahliannya. Ia mungkin bisa menulis atau  berbicara sebanyak-banyaknya di banyak bidang, tetapi kurang memperhitungkan  kualitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Merendahkan Orang Lain Yang Tidak  Sepaham&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi orang Islam yang sok tahu, siapa saja yang bertentangan  dengan pendapatnya, segera saja ia menuduh mereka telah melakukan bid'ah, sesat,  meremehkan agama, dan sebagainya. Bahkan, misalnya, sampai-sampai ia melarang  orang-orang lain melakukan amal yang caranya lain walau mereka punya dalil  tersendiri. Ia menjadikan dirinya sebagai "Yang Maha Tahu", terlalu yakin bahwa  pasti pandangan dirinyalah satu-satunya yang benar, sedangkan pandangan yang  lain pasti salah. Padahal, Allah Swt berfirman: "Janganlah kamu menganggap diri  kamu suci; Dia lebih tahu siapa yang memelihara diri dari kejahatan." (an-Najm  [53]: 32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslim yang sok tahu cenderung menganggap kesalahan kecil  sebagai dosa besar dan menjadikan dosa itu identik dengan kesesatan dan  kekafiran! Lalu atas dasar itu dengan gampangnya ia mengeluarkan 'vonis hukuman  mati'. Padahal, dalam sebuah hadits shahih dari Usamah bin Zaid dikabarkan,  "Barangsiapa mengucapkan laa ilaaha illallaah, maka ia telah Islam dan  terpelihara jiwa dan hartanya. Andaikan ia mengucapkannya lantaran takut atau  hendak berlindung dari tajamnya pedang, maka hak perhitungannya ada pada Allah.  Sedang bagi kita cukuplah dengan yang lahiriah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Menutup Telinga  dan Membuang Muka Bila Mendengar Pendapat Lain&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang sok tahu  tidak memberi peluang untuk berdiskusi dengan orang lain. Kalau toh ia memasuki  forum diskusi di suatu situs, misalnya, ia melakukannya bukan untuk  mempertimbangkan pendapat yang berbeda dengan pandangan yang selama ini ia anut,  melainkan untuk mengumandangkan pendapatnya sendiri. Ia hanya melihat selayang  pandang gagasan orang-orang lain, lalu menyerang mereka bila berlainan  dengannya. Ia tidak mau tahu bagaimana mereka berhujjah (berargumentasi). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, orang yang sok tahu itu bersikap fanatik pada pendapat  golongannya sendiri. Seolah-olah ia berseru, "Adalah hak kami untuk berbicara  dan adalah kewajiban kalian untuk mendengarkan. Hak kami menetapkan, kewajiban  kalian mengikuti kami. Pendapat kami semuanya benar, pendapat kalian banyak  salahnya." Orang yang terlalu fanatik itu tidak mengakui jalan tengah. Ia  menyalahgunakan aksioma, "Yang haq adalah haq, yang bathil adalah bathil." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Suka Menyatakan Pendapat Tanpa Dasar Yang Kuat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslim  yang sok tahu gemar menyampaikan pendapatnya dengan mengatasnamakan Islam tanpa  memeriksa kuat-lemahnya dasar-dasarnya. Ia suka berkata, "Menurut Islam  begini.... Islam sudah jelas melarang begitu...." dan sebagainya, padahal yang  ia ucapkan sesungguhnya hanyalah, "Menurut saya begini.... Saya melarang keras  engkau begitu...." dan seterusnya. Kalau toh ia berkata, "Menurut saya bla bla  bla....", ia hanya mengemukakan opini pribadinya belaka tanpa disertai dalil  yang kuat, baik dalil naqli maupun aqli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7. Suka Berdebat  Kusir&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jika pendapatnya dikritik orang lain, orang yang sok tahu itu  berusaha keras mempertahankan pandangannya dan balas menyerang balik  pengkritiknya. Ia enggan mencari celah-celah kelemahan di dalam pendapatnya  sendiri ataupun sisi-sisi kelebihan lawan diskusinya. Sebaliknya, ia tekun  mencari-cari kekurangan lawan debatnya dan menonjol-nonjolkan kekuatan  pendapatnya. Dengan kata lain, setiap berdiskusi ia bertujuan memenangkan  perdebatan, bukan mencari kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah beberapa ciri orang  yang sok tahu menurut surat al-'Alaq dalam pemahamanku. Dengan mengenali  ciri-ciri tersebut, semoga kita masing-masing dapat melakukan introspeksi dan  memperbaiki diri sehingga kita tidak menjadi orang yang sok tahu. Aamien.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7099955871208085643-526592149662464208?l=senyumanmuslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/526592149662464208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7099955871208085643/posts/default/526592149662464208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://senyumanmuslim.blogspot.com/2008/03/7-ciri-orang-sok-tau.html' title='7 ciri orang &apos; sok tau &apos;'/><author><name>My profile</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02077260353368473367</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry></feed>
